Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp157,20 triliun per April 2026.

Angka tersebut tumbuh 56,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

>>> Jacob Roulstone Gantikan Mario Aji di Moto2 GP Hongaria

Data ini disampaikan OJK dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada Jumat (5/6).

Meski tumbuh tinggi, pertumbuhan per April 2026 sedikit melambat dibandingkan posisi Maret 2026 yang mencapai 60,27 persen secara year on year.

Mayoritas pembiayaan diserap melalui produk gadai konvensional yang nilainya mencapai Rp132,29 triliun.

Porsi gadai konvensional mencapai 84,15 persen dari total pembiayaan pergadaian.

>>> Industri Reksa Dana Tumbuh 1,55% di Tengah Tekanan Pasar Saham

Total aset industri pergadaian juga naik signifikan menjadi Rp188,52 triliun per April 2026.

Angka aset tersebut melesat 53,50 persen dari posisi April tahun lalu yang sebesar Rp122,81 triliun.

OJK mencatat ada 176 perusahaan pergadaian berizin resmi hingga Maret 2026.

Perusahaan-perusahaan itu mencakup wilayah operasi tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

>>> 4 Jenis Makanan dan Minuman yang Diam-Diam Bikin Gula Darah Melonjak

OJK menyebut tingkat risiko kredit industri pergadaian masih terjaga.