OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Terkait Dugaan Korupsi Kredit
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil para pemegang saham PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P/KoinWorks) menyusul penahanan tiga pengurus perusahaan oleh Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta pada Jumat (5/6/2026).
Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat sekaligus memastikan tanggung jawab operasional perusahaan.
>>> OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.202 Triliun per April 2026
Kejaksaan menetapkan tiga petinggi perusahaan sebagai tersangka atas dugaan manipulasi pengajuan kredit yang melibatkan salah satu bank BUMN.
Mereka adalah BAA selaku Direktur Operasional sejak 2021, BH selaku Direktur Utama periode 2015-2022 yang kini menjabat Komisaris, serta JB selaku Direktur Utama tahun 2024.
Pemegang Saham Diminta Jamin Operasional
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan bahwa pemanggilan pemegang saham ini krusial demi menjaga keberlangsungan kegiatan usaha fintech lending tersebut.
"Sehubungan dengan proses hukum yang sedang berlangsung dan adanya penahanan terhadap pengurus KoinP2P oleh Kejaksaan Tinggi DKI serta untuk menindaklanjuti pengaduan ke OJK, OJK telah memanggil pemegang saham," ujar Friderica.
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab operasional KoinWorks kini sepenuhnya berada di tangan pemegang saham demi memberikan kepastian perlindungan terhadap hak konsumen.
"Termasuk memastikan operasional dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tambah Friderica.
>>> Auto2000 Ramal Bisnis Mobil Bekas Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Dalam perkara ini, kejaksaan menemukan indikasi kerja sama yang menyimpang dalam penyaluran pembiayaan yang melawan hukum dari bank persero kepada sejumlah nasabah menggunakan analisis yang tidak layak.
Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Agus Firmansyah menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung penuh langkah kejaksaan.
"OJK saat ini terus mengawasi secara intensif KoinP2P sebagai Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI/Pindar)," ujar Agus Firmansyah.
Di sisi lain, manajemen KoinWorks mengonfirmasi komitmennya untuk bersikap kooperatif terhadap jalannya penyidikan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Perusahaan menjelaskan bahwa kasus ini berakar dari skema penyaluran pendanaan institusi (channeling) bersama bank milik negara.
>>> 4 Jenis Telur Ikan Populer dan Karakteristik Uniknya
"KoinP2P menghormati proses yang saat ini berjalan dan percaya bahwa seluruh fakta serta peran masing-masing pihak dalam skema kerja sama penyaluran pendanaan tersebut akan dapat dijelaskan secara lebih utuh dan transparan melalui mekanisme hukum yang berlaku," bunyi keterangan perusahaan.
Update Terbaru
Cyberpunk 2077: Jadi Korporat Jahat yang Impian, Meski Harus Berpikir Keras soal Egois
Rabu / 22-07-2026, 06:45 WIB
Steve McBee Sr Tunjuk Mantan Istri sebagai Presiden Interim McBee Farms
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Badai Parah Landa AS Timur Sebelum Cuaca Lebih Sejuk
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Mutsumi Aoki Luncurkan Manga Baru Seinaru Hime no Kakushigoto
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
WNBA Umumkan Peserta Kontes Tiga Angka All-Star Weekend
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
Warren Buffett Peringatkan Risiko Pasar Saham Meningkat Akibat Valuasi Tinggi
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Savannah Guthrie Kembali ke Today Sebelum Syuting Wordle
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Star Wars: The Mandalorian and Grogu Kini Tersedia di Platform Digital
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Nespresso dan Blue Bottle Coffee Luncurkan NOLA STYLE BLEND, Iced Coffee Premium dengan Cita Rasa Chicory
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
10 Rekomendasi HP dengan AI On-Device Terbaik 2026, Bisa Jalan Tanpa Internet
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Rasio Staking Ethereum Tembus 33,9%, 40,7 Juta ETH Terkunci
Rabu / 22-07-2026, 06:39 WIB
Hukuman Larry Millete, Pembunuh Istri yang Hilang, Akan Dibacakan September
Rabu / 22-07-2026, 06:39 WIB
Polisi Kumpulkan Lebih dari 100 Senjata Api di Acara Encinitas
Rabu / 22-07-2026, 06:39 WIB
Nuanu Luncurkan Sutala Market, Target Masuk 5 Besar Destinasi Gastronomi Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 06:35 WIB







