Premi Asuransi Jiwa Tradisional Kuartal I-2026 Turun 2,9 Persen
Kinerja premi asuransi jiwa untuk produk tradisional masih tertekan pada kuartal I-2026. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat penurunan sebesar 2,9 persen secara tahunan.
Total pendapatan premi dari lini tradisional kini tercatat Rp30,10 triliun. Pelemahan daya beli masyarakat menjadi faktor utama yang menghambat pertumbuhan.
>>> Harga Bitcoin dan Kripto Kompak Melemah pada 5 Juni 2026
Pengamat asuransi Wahju Rohmanti mengatakan produk asuransi jiwa tradisional masih dianggap sebagai kebutuhan tersier. Masyarakat cenderung menunda pembelian polis saat kondisi finansial mengetat.
Tekanan terhadap industri asuransi jiwa sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Pada 2026, kekuatan finansial publik belum cukup solid untuk mendorong konsumsi produk proteksi secara masif.
Akibatnya, keputusan membeli asuransi baru ditunda. Sebagian nasabah bahkan terpaksa menghentikan polis demi menjaga stabilitas keuangan rumah tangga.
>>> Bill Gates Akui Perselingkuhan Masa Lalu di Depan Kekasih Baru Paula Hurd
Prospek Pertumbuhan Industri
Ruang gerak industri asuransi jiwa diprediksi semakin menyusut jika ekonomi tidak membaik hingga kuartal III-2026. Intervensi kebijakan moneter dan fiskal yang signifikan diperlukan untuk memulihkan daya beli.
Momentum pemulihan pendapatan premi asuransi jiwa tradisional akan bergantung pada perbaikan ekonomi nasional. Kemampuan finansial masyarakat dalam mengalokasikan dana untuk proteksi mandiri menjadi kunci utama.
Secara umum, total pendapatan premi asuransi jiwa nasional terkoreksi tipis 0,5 persen secara tahunan menjadi Rp47,27 triliun.
>>> Timnas Indonesia Asah Taktik Jelang Hadapi Oman di Garuda Championship Series
Capaian periode sebelumnya sebesar Rp47,5 triliun.
Update Terbaru
Psy Cetak Sejarah: 'Gangnam Style' Tembus 6 Miliar Views di YouTube
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Netflix Rilis Trailer dan Visual Spesial LEGO One Piece
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Toyota Tundra 2027 Dapat Paket Trailhunter untuk Overlanding Lebih Terjangkau
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Mazda Australia Rilis Iklan CX-5 dengan Lagu yang Dianggap 'Cheesy'
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Kapal Perang Rusia Lepaskan Tembakan di Selat Inggris
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Anggaran MBG 2026 Berpotensi Dipangkas Jadi Rp229 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Koalisi Sipil Kecam Pelibatan TNI Awasi Wajib Pajak
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Dasco Bertemu Pegiat Antikorupsi dan Eks Pimpinan KPK
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Isuzu Ingatkan Pengguna B50, Perawatan Kendaraan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
3 Korban Ledakan di Grand Polonia Medan Ditemukan Tewas
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
Ekonomi Iran Tertekan, Israel Siapkan Serangan Baru
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis Masuk RPJMD hingga APBD
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Dua Komandan Garda Nasional Udara Dipecat karena 'Kehilangan Kepercayaan'
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Netflix Buka Suara soal Nasib Teach You a Lesson Season 2
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB







