Pendiri Microsoft, Bill Gates, secara terbuka mengakui perselingkuhan masa lalunya di hadapan kekasih barunya, Paula Hurd.

Pengakuan itu disampaikan dalam acara town hall internal Gates Foundation pada Februari 2026.

>>> Timnas Indonesia Asah Taktik Jelang Hadapi Oman di Garuda Championship Series

Menurut laporan yang dikutip dari Detik iNET dan People, Gates mengaku berselingkuh dengan dua perempuan asal Rusia.

Paula Hurd yang duduk di barisan depan disebut tetap diam dan mendukung Gates untuk berkata jujur.

"Saya memang berselingkuh, satu dengan pemain bridge Rusia yang bertemu saya di acara bridge, dan satu lagi dengan fisikawan nuklir Rusia yang saya temui melalui kegiatan bisnis," kata Gates.

Dalam kesempatan yang sama, pria berusia 70 tahun itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh staf yayasan.

Hal ini terkait hubungan masa lalunya dengan mendiang Jeffrey Epstein yang sempat memicu kontroversi.

>>> Menkeu Purbaya Belum Revisi Asumsi Makro Rupiah Meski Melemah

Gates menegaskan bahwa ia tidak pernah terlibat dalam aktivitas ilegal dengan Epstein. "Saya tidak pernah menghabiskan waktu dengan para korban maupun perempuan di sekitar Epstein.

Saya tidak melakukan hal terlarang maupun melihat hal terlarang," ujarnya.

Juru bicara Gates menyatakan bahwa kliennya telah bekerja sama dengan Komite Pengawasan DPR untuk menjawab pertanyaan tentang interaksinya dengan Epstein.

Gates juga mendukung pengungkapan semua berkas Epstein demi keadilan bagi para korban.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa Paula Hurd dan saudara perempuan Gates turut menyaksikan langsung pengakuan tersebut.

>>> Panduan Pemulasaraan Jenazah Sesuai Syariat dan Kendala di Masyarakat

Pihak perwakilan resmi menegaskan bahwa Gates mengakui pertemuan dengan Epstein sebagai sebuah kesalahan.