Pemilik Mobil Hybrid Pilih Baterai Bekas untuk Pangkas Biaya Perbaikan
Biaya penggantian baterai menjadi pertimbangan utama pemilik mobil hybrid, terutama saat usia kendaraan mulai menua dan kapasitas penyimpanan daya menurun.
Untuk menekan pengeluaran, sebagian pemilik beralih ke baterai bekas atau copotan yang harganya jauh lebih murah. Meski demikian, ada sejumlah aspek teknis yang perlu dicermati.
>>> Modifikasi Komponen Tanpa Penyesuaian Kabel Picu Kebakaran Motor Listrik
Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, mengonfirmasi tren penggunaan komponen bekas ini. Menurutnya, penggantian biasanya dilakukan per sel, bukan satu paket utuh.
Sebagai contoh, Toyota Camry Hybrid memiliki 34 sel yang bekerja bersamaan.
"Kalau untuk baterai second dan kondisinya masih di 80 persen ke atas, itu kita banderol dengan harga Rp 1,2 juta per sel.
Itu belum termasuk jasa pasang," kata Yogig.
Baterai bekas ini tetap mendapat garansi meski terbatas. "Untuk garansinya tiga bulan," ujar Yogig.
Sebagai perbandingan, sel baterai baru di pasaran dibanderol sekitar Rp 2 juta per unit.
Keseimbangan Voltase Antarsel
Pemasangan baterai bekas tidak boleh sembarangan. Teknisi harus memastikan seluruh sel memiliki tegangan seimbang agar performa kendaraan tetap optimal.
Jika ditemukan kerusakan pada satu atau dua sel, teknisi akan mengganti sel tersebut dan memeriksa sel lainnya. "Misalnya di Camry ada 34 sel.
>>> Daihatsu Klarifikasi Isu Penutupan 11 Outlet Asco Automotive
Kalau yang diganti dua sel, maka 32 sel lainnya kita tes dulu. Kita cek voltasenya sebelum dan sesudah penggantian, sudah balance atau belum," kata Yogig.
Toleransi perbedaan tegangan maksimal adalah 0,5 volt. Jika selisih di bawah 0,5 volt, baterai hasil rekondisi umumnya tahan lama.
"Kalau voltasenya sudah sama semua dan selisihnya di bawah 0,5 volt, biasanya bisa tahan sekitar dua sampai tiga tahun," ujar Yogig.
Pertimbangan Kualitas dan Jangka Panjang
Penggunaan baterai bekas memberikan keuntungan dari segi biaya. Dengan tarif Rp 1,2 juta per sel, pengeluaran bisa ditekan signifikan dibanding membeli baru.
Namun, usia pakai baterai bekas tidak bisa disamakan dengan yang baru. Ketahanannya tergantung pada sisa performa sel lama dan akurasi penyelarasan tegangan.
Bagi yang mengutamakan investasi jangka panjang, sel baru tetap direkomendasikan. "Kalau untuk baru, sel baru itu di harga Rp 2 juta.
Untuk ketahanannya bisa delapan tahunan," kata Yogig.
>>> Wuling Daftarkan Nama Aira ev di PDKI, Calon Mobil Listrik Baru
Dengan perawatan rutin seperti battery cleaning, usia pakai baterai baru bisa lebih dari delapan tahun.
Update Terbaru
Pedri Pangkas Libur demi Latihan Mandiri di Canary
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Volkswagen Diam-diam Kembangkan Prototipe SUV Amarok, Mimpi yang Belum Padam
Rabu / 22-07-2026, 03:15 WIB
Atlet Wushu Samuel Marbun Targetkan Emas di Asian Games 2026
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Saan Mustofa: Garda Pemuda Kunci NasDem Tembus 3 Besar Pemilu 2029
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
5 Tips Memilih Eyeliner yang Tepat untuk Pemula: Gampang Dipakai, Hasil Rapi
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Biaya Lepas WNI Naik, Menkum Sebut Minat Warga yang Ingin 'Lepas' Tetap Banyak
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Manuver Trump Mulai Berhasil, Iran Ketar-ketir Hadapi Dampak Perang dengan Amerika
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Skandal Piala Dunia Makin Panas, Gianni Infantino Dituntut Mundur dari FIFA
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
AS Siap Respons Ancaman Houthi Blokade Laut Merah, Perang Iran Memanas
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Iklan Kylie Jenner untuk Kacamata Meta Diubah Jadi Peringatan Pengawasan
Rabu / 22-07-2026, 02:49 WIB
MLB Larang Pemain Konsultasi AI Chatbot Sebelum Memukul
Rabu / 22-07-2026, 02:44 WIB







