PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1 per lembar saham kepada para pemegang saham.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (04/06/2026).

>>> BCA dan BNI Pertahankan Investasi AI Enterprise pada Kuartal III/2026

Pembagian dividen tersebut didasari oleh laba bersih yang berhasil dibukukan perusahaan pada tahun buku 2025, yakni senilai Rp1,61 miliar.

Dividen akan didistribusikan kepada seluruh pemilik 659.120.000 lembar saham yang tercatat dan dijadwalkan dibayarkan paling lambat 1 Juli 2026.

Proyek Hunian Premium SOLEA Lebak Bulus

Selain membagikan keuntungan, manajemen perusahaan mengumumkan strategi penguatan portofolio properti kelas atas melalui proyek hunian premium SOLEA Lebak Bulus di Jakarta Selatan.

Perusahaan memproyeksikan pendapatan usaha pada proforma 2026 dapat mencapai sekitar Rp60,5 miliar, atau melonjak 49,18% dibandingkan realisasi audit 2025 sebesar Rp40,5 miliar.

Direktur Pudjiadi Prestige, Toto Sasetyo Dwi Budi Listyanto, memproyeksikan laba bersih perusahaan akan ikut terkerek naik menjadi Rp2,5 miliar pada 2026 dan berpotensi tumbuh hingga Rp5,5 miliar pada 2027.

Mengenai proyek hunian baru, ia memperkirakan kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan berada di kisaran 23% sampai 35% dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Manajemen menegaskan akan tetap berhati-hati dalam mengeksekusi proyek baru serta memilih fokus pada properti eksisting dan pengembangan proyek berjalan ini daripada melakukan akuisisi hotel baru.

Target penjualan awal perumahan mewah ini ditetapkan sebanyak dua hingga tiga unit pada 2026, lalu merangkak naik menjadi empat hingga enam unit pada 2027, dengan target seluruh unit terserap pasar pada 2028.