Amalan sedekah Subuh semakin populer di kalangan umat Islam.

Banyak yang menyisihkan harta sebelum memulai aktivitas harian demi meraih keberkahan hidup, kelapangan rezeki, dan rida Allah SWT.

>>> Jadwal dan Prediksi Skor Indonesia vs Oman 2026

Tradisi ini memiliki landasan kuat dalam Al-Qur'an dan hadis.

Pagi hari dikenal sebagai waktu penuh berkah, sehingga amal saleh yang dikerjakan saat itu memiliki nilai istimewa di sisi Allah SWT.

Selain menyalurkan materi, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa setelah bersedekah. Doa menjadi wujud penghambaan dan pengakuan bahwa segala amal kebaikan terlaksana berkat pertolongan Allah.

Keutamaan Sedekah Subuh

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap pagi dua malaikat turun ke bumi.

Salah satu malaikat berdoa agar orang yang berinfak mendapat ganti, sementara malaikat lain memohon kebinasaan bagi yang menahan hartanya.

Buku "Dahsyatnya Sedekah" karya Ahmad Sangid menjelaskan bahwa amalan ini merupakan wujud pengorbanan harta secara ikhlas demi meraih rida Allah.

Bersedekah tidak mengurangi kekayaan, melainkan menjadi perantara datangnya keberkahan yang tak terduga.

Bacaan Doa Setelah Sedekah Subuh

Setelah bersedekah, seorang Muslim dapat membaca doa agar amalannya diterima Allah SWT.

Muhammad Ainur Rasyid dalam buku "Ajaibnya Bangun Pagi, Subuh, Dhuha dan Mengaji di Pagi Hari" menyebutkan lafal doa: "Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim" (Ya Tuhan kami, terimalah amal kami.

Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).

Doa ini singkat namun bermakna dalam, mengingatkan bahwa diterimanya amal lebih penting daripada kuantitasnya.

Selain itu, dianjurkan membaca doa memohon kelapangan rezeki: "Allahumma akhlif 'alayya maa anfaqt, wa baarik lii fiimaa abqait" (Ya Allah, gantilah apa yang telah aku infakkan dan berkahilah apa yang masih Engkau sisakan untukku).