Kejaksaan Agung Usut Dugaan Mark Up Harga Motor Listrik Emmo JVH Max
Kejaksaan Agung tengah menyelidiki dugaan penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan kendaraan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kendaraan yang menjadi sorotan adalah sepeda motor listrik model Emmo JVH Max.
>>> Biaya Kalibrasi Baterai Motor Listrik Drop Ternyata Sangat Terjangkau
Berdasarkan data dari katalog elektronik pemerintah (Inparoc), harga Emmo JVH Max tercatat sekitar Rp48,84 juta per unit.
Angka tersebut menempatkan motor ini dalam kelompok motor listrik kelas premium.
Padahal, pasar otomotif domestik saat ini menawarkan banyak opsi motor listrik dengan harga lebih terjangkau.
Beberapa kompetitor di kelas premium justru memiliki spesifikasi baterai lebih besar dan jarak tempuh lebih unggul.
Spesifikasi Emmo JVH Max
Emmo JVH Max menggunakan motor listrik 4.000 watt dengan tenaga puncak mencapai 8.500 watt.
Kecepatan tertingginya diklaim mencapai 90 km per jam.
Baterai berkapasitas 72V 30Ah (2,16 kWh) diklaim mampu menempuh jarak sekitar 70 km dalam sekali pengisian.
Sistem pengereman menggunakan rem cakram depan dan belakang dengan Combined Braking System (CBS).
>>> Atap Pabrik BYD Subang Alami Kebakaran Kecil saat Konstruksi
Dasbor dilengkapi panel instrumen digital.
Perbandingan dengan Kompetitor
Polytron Fox 350, misalnya, dibanderol Rp28,5 juta OTR Jabodetabek.
Motor ini memiliki baterai 3,75 kWh yang mampu menempuh jarak 130 km, hampir dua kali lipat Emmo JVH Max.
Kecepatan tertingginya mencapai 95 km per jam, dan dilengkapi fitur hill start assist, cruise control, serta regenerative braking.
Alva Cervo dijual sekitar Rp35,75 juta dengan dua baterai total 3,6 kWh, jarak tempuh 125 km, dan kecepatan puncak 103 km per jam.
Maka Cavalry, motor listrik produksi lokal, dipasarkan di kisaran Rp35 jutaan.
Harga Emmo JVH Max yang mencapai Rp48,84 juta dinilai kurang kompetitif mengingat spesifikasi baterai dan fiturnya yang lebih rendah.
>>> Auto2000 Pilih Ekspansi Jaringan Selektif di Luar Pulau Jawa
Kejaksaan Agung terus mendalami kasus ini untuk mengungkap adanya potensi kerugian negara.
Update Terbaru
Saham Keuangan di Bursa Hong Kong Anjlok Akibat Pengetatan Modal China
Jumat / 05-06-2026, 09:36 WIB
Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola sebagai Manajer Baru
Jumat / 05-06-2026, 09:32 WIB
AAJI Catat Pendapatan Premi Tunggal Asuransi Jiwa Naik 7,4 Persen
Jumat / 05-06-2026, 09:32 WIB
Niven Hopkins Bagikan Kisah Alami Gagal Ginjal Stadium Akhir di Usia Muda
Jumat / 05-06-2026, 09:31 WIB
Kementerian Kehutanan Terapkan Digitalisasi untuk Batasi Kuota Pendaki Gunung
Jumat / 05-06-2026, 09:29 WIB
IHSG Dibuka Menguat 6,7 Poin di Tengah Pelemahan Bursa Asia
Jumat / 05-06-2026, 09:29 WIB
Brian Uriarte Janji Tampil Habis-habisan di Balaton Park
Jumat / 05-06-2026, 09:28 WIB
IHSG Rebound ke 5.844,661 pada 5 Juni 2026, Disokong Sektor Barang Baku
Jumat / 05-06-2026, 09:28 WIB
Pemerintah Berpotensi Naikkan Porsi DMO Batu Bara Menjadi 30 Persen
Jumat / 05-06-2026, 09:28 WIB
Jepang Usulkan Pembangunan Kembali Reaktor Nuklir untuk Pasokan Listrik
Jumat / 05-06-2026, 09:28 WIB
Dolar AS Sentuh Rp 18.000 pada Pembukaan Perdagangan 5 Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 09:28 WIB
Uji Karakter Berkendara SUV Listrik Xpeng G6 di Berbagai Kondisi Jalan
Jumat / 05-06-2026, 09:27 WIB
IHSG Dibuka Menguat 6,7 Poin di Tengah Pelemahan Bursa Asia
Jumat / 05-06-2026, 09:27 WIB
Rupiah Melemah ke Rp18.074 per Dolar AS, Terburuk di Asia
Jumat / 05-06-2026, 09:26 WIB






