Biaya Kalibrasi Baterai Motor Listrik Drop Ternyata Sangat Terjangkau
Kekhawatiran soal biaya penggantian baterai motor listrik yang mahal ternyata tidak selalu beralasan.
Dalam banyak kasus, baterai yang mengalami penurunan performa masih bisa diselamatkan tanpa harus membeli unit baru.
>>> Atap Pabrik BYD Subang Alami Kebakaran Kecil saat Konstruksi
Hernest, pemilik Bogor Battery Electric Motion (BEMo) di Semplak, Bogor, menjelaskan bahwa penurunan daya drastis saat motor dipacu belum tentu menandakan sel baterai rusak.
Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan terlebih dahulu.
"Ketika baterai drop, mesti kita buka dan lihat. Kalau sel itu ternyata masih bagus dan bisa diselamatkan, kita tidak perlu melakukan penggantian sel.
Paling kita hanya melakukan proses kalibrasi atau balancing (penyetaraan arus)," ujar Hernest seperti dikutip dari Otomotif.
Penyebab Baterai Drop dan Solusi Balancing
Baterai lithium pada motor listrik terdiri dari banyak sel kecil. Ketidakseimbangan tegangan atau arus antar-sel bisa terjadi akibat pemakaian atau motor terlalu lama didiamkan.
>>> Auto2000 Pilih Ekspansi Jaringan Selektif di Luar Pulau Jawa
Kondisi tidak seimbang inilah yang menyebabkan daya turun instan saat motor membutuhkan akselerasi besar. Melalui balancing, teknisi menyamakan kembali kapasitas dan arus tiap sel tanpa perlu mencopot komponen.
"Prinsipnya baterai itu harus memiliki kekuatan yang sama untuk mendorong kendaraan. Harus sama-sama kuat supaya tenaganya maksimum.
Kalau kondisinya hanya tidak seimbang tapi selnya masih sehat, cukup di-balancing saja sudah bisa kembali normal," lanjut Hernest.
Proses ini memberikan keuntungan besar dari segi biaya. Pengguna tidak perlu membeli sel lithium baru yang harganya puluhan hingga ratusan ribu rupiah per unit.
Hernest menambahkan, tarif jasa balancing baterai motor listrik di bengkelnya sangat terjangkau. "Biayanya cuma berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000 saja.
>>> GP Hungaria Kembali ke Kalender MotoGP 2026 di Sirkuit Balaton Park
Biaya tersebut tergantung juga apakah ada sambungan pelat (welding) di dalam rangkaian baterai yang copot atau tidak sehingga perlu di las ulang," ucapnya.
Update Terbaru
CEO Jagex Targetkan RuneScape Jadi MMO Nomor Satu, Geser World of Warcraft
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Desainer Quest Cyberpunk 2077: Villa Eurodyne Masih Simpan Banyak Rahasia
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Panduan Manga Musim Panas 2026: Rilis Baru dan Review Volume Pertama
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Jadwal Anime dan Berita Terkini 18-21 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
PYC Ungkap Celah Pengembangan Industri Baterai, Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Tiket Museum George Lucas Ludes Terjual, Antrean Capai 5 Jam
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB







