Dampak Buruk Mengabaikan Balancing Baterai Mobil Listrik dan Hybrid
Proses balancing merupakan langkah perawatan krusial bagi baterai kendaraan listrik maupun hybrid. Tujuannya untuk menyamakan tegangan antar sel baterai agar sistem dapat beroperasi maksimal.
Mengabaikan kondisi baterai yang tidak seimbang dapat memicu berbagai masalah teknis. Mulai dari ketidakakuratan data kapasitas hingga berkurangnya jarak tempuh kendaraan.
>>> Zepp OS 6 Hadirkan HybridCharge, Sinkronisasi Multi-Perangkat, dan Peningkatan Performa
Akurasi BMS Terganggu
Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, mengungkapkan bahwa baterai yang jarang di-balancing berisiko membuat Battery Management System (BMS) gagal mendeteksi kondisi baterai secara presisi.
Perbedaan voltase pada tiap sel baterai menyulitkan sistem elektronik dalam mengalkulasi kapasitas daya yang sebenarnya terisi.
"Kalau misalnya baterai tidak di balancing nanti BMS-nya akan kurang akurat membacanya," kata Yogig.
Pada situasi tertentu, ada sel baterai yang terisi penuh lebih cepat daripada sel lain. Sistem komputasi kendaraan dapat keliru menganggap seluruh baterai sudah terisi total.
"Misal ada satu baterai yang sudah penuh dari beberapa baterai BMS-nya akan membaca full semua padahal masih ada baterai yang belum sepenuhnya penuh," jelas Yogig.
Penurunan Jarak Tempuh
Efek langsung yang sering disadari pemilik kendaraan adalah daya baterai yang tampak merosot cepat saat mobil dikendarai.
>>> BCA Cermati Kenaikan BI Rate Jadi 5,50 Persen
Indikator dasbor mungkin menunjukkan daya penuh, namun energi yang tersimpan sebenarnya tidak sebanding.
Pengendara juga akan merasakan penyusutan jarak tempuh dibandingkan saat mobil masih baru.
Yogig mencontohkan, mobil listrik yang baru mampu menempuh 300 km per pengisian penuh, setelah dua tahun pemakaian dengan fast charging dan baterai tidak balance, jaraknya turun menjadi 200-250 km.
Gejala awal ketidakseimbangan sel baterai dapat diidentifikasi lewat berkurangnya daya jangkau mobil dalam sekali pengisian penuh.
Oleh karena itu, pemilik mobil hybrid dan listrik dianjurkan melakukan pengecekan kesehatan baterai secara berkala.
Deteksi dini terhadap fluktuasi voltase antar sel dapat mencegah penurunan performa yang lebih parah.
>>> Fans Jepang Skeptis dengan Trailer Horror Persona 6 dari Atlus
Balancing tidak hanya menjaga ketepatan kalkulasi BMS, tetapi juga mengoptimalkan efisiensi baterai sehingga daya tampung energi dan jarak tempuh tetap terjaga.
Update Terbaru
Clavicular Dibanting ke Aspal saat 'Penangkapan Warga' di Miami
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB
John Herdman Tantang Pemain Lokal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Buktikan Layak
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB
Milos Joksic Bawa Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola ke Garudayaksa FC
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
Tahun 536: Tahun Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia?
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
Kejagung Terima Emas 74 Kg dan Valas Ratusan Miliar dari Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
CCTV Rusak, Polisi Kesulitan Cari Rekaman Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Komdigi Gandeng Google Bangun Ekosistem Digital Aman untuk Anak
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Rayakan Hari Anak, Prudential Syariah Hadirkan Quinn Salman di #1FamilyFest
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Cara Mengaktifkan 5 Fitur Terbaru Ray-Ban Meta yang Gratis Selama 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:22 WIB
Airbus Siapkan A220-300 dengan 160 Kursi, Sertifikasi Ditargetkan 2027
Minggu / 26-07-2026, 01:22 WIB
BLEACH: TYBW Part 4 The Calamity Rilis Video Pembuka dan Penutup
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
State Farm Bawa Gamerhood ke Dream Con dengan Kompetisi Trivia Seru
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Celtic Imbang 2-2 Lawan AC Milan di Laga Uji Coba
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Bethesda Pastikan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Xbox, Beri Kabar Terbaru Oblivion Remastered
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB







