VinFast resmi melebarkan sayap bisnisnya ke segmen motor listrik di Indonesia pada pertengahan 2026.

Langkah ini diambil setelah perusahaan asal Vietnam tersebut sukses memulai penjualan mobil listrik sejak 2024.

>>> Trump Ancam Balas Dendam usai 3 Tentara AS Tewas Diserang Iran

Keputusan VinFast untuk menjual motor listrik di Indonesia didorong oleh potensi pasar roda dua yang sangat besar.

Yordan Satriadi, CEO VinFast eScooter Indonesia Market, menyebutkan bahwa penjualan motor di Indonesia mencapai lebih dari 6 juta unit setiap tahunnya.

"Di Indonesia, seperti yang bapak-ibu tahu, bahwa marketnya besar. Setahun market-nya lebih dari 6 juta.

Ini sesuatu yang menarik untuk bisnis roda dua di Indonesia," kata Yordan pada Sabtu (18/7).

Tiga Model dan Strategi Bisnis

VinFast meluncurkan tiga model motor listrik sekaligus, yaitu EVO, Feliz II, dan Viper. Saat ini, ketiga model tersebut masih berstatus Completely Built-Up (CBU) atau impor utuh.

Namun, VinFast telah menyiapkan rencana untuk merakit kendaraannya secara lokal di Subang, Jawa Barat, mulai tahun depan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung penetrasi pasar yang lebih luas.

VinFast menerapkan skema sewa baterai untuk ketiga model tersebut. Biaya langganan baterai mencapai Rp84 ribu per bulan untuk satu baterai dan Rp144 ribu untuk dua baterai.

>>> Satu Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia

Konsumen juga memiliki opsi membeli baterai dengan tambahan biaya sekitar Rp4,5 juta per baterai.

Harga motor listrik VinFast dalam skema sewa baterai cukup terjangkau: EVO mulai Rp17,5 juta, Feliz II Rp18,5 juta, dan Viper Rp22 juta.

Ekosistem dan Jaringan Penjualan

Untuk mendukung penggunaan motor listrik, VinFast menggandeng V-Green sebagai penyedia layanan battery swap station.

V-Green telah memiliki 2.000 titik swap station yang tersebar di Jabodetabek dan akan terus bertambah.

Saat ini, VinFast sudah memiliki 20 dealer resmi di Indonesia yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, hingga Kalimantan.

Jaringan ini akan terus diperluas seiring dengan pertumbuhan bisnis.

Yordan berharap kehadiran motor listrik VinFast dengan model bisnisnya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

>>> 4 Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain, Bukan Sekadar Sayang

"Kami berharap, kami bisa mengambil pasar itu, kami bisa masuk ke market itu, jadi kita bisa tumbuh bersama dengan konsumen di Indonesia," ujarnya.