Pernah melihat dua kucing saling menjilat? Perilaku ini memang menggemaskan, tetapi ternyata menyimpan makna yang lebih dalam.

Mulai dari menunjukkan kasih sayang hingga menjaga keharmonisan kelompok, kebiasaan tersebut merupakan bagian penting dari kehidupan sosial kucing.

>>> Enam Negara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030, Ini Daftarnya

Memahami alasan di baliknya dapat membantu pemilik mengenali kondisi emosional dan hubungan antarkucing. Berikut empat alasan utama yang dirangkum dari para ahli.

Menunjukkan Kasih Sayang dan Mempererat Ikatan

Salah satu alasan utama adalah sebagai bentuk kasih sayang.

Perilaku ini dikenal sebagai allogrooming, yaitu kebiasaan saling merawat yang umum terjadi pada kucing yang memiliki hubungan dekat, seperti saudara kandung atau yang dibesarkan bersama.

Spesialis perilaku kucing LeeAnna Buis menjelaskan bahwa allogrooming menjadi cara kucing membangun rasa percaya dan memperkuat ikatan sosial.

Penelitian dalam American Journal of Veterinary Research juga menunjukkan peran pentingnya dalam menjaga hubungan harmonis dalam kelompok.

Membantu Membersihkan Bagian Tubuh yang Sulit Dijangkau

Selain kasih sayang, menjilat juga memiliki fungsi praktis.

Kucing sangat menjaga kebersihan, tetapi ada area yang sulit dijangkau sendiri, seperti belakang telinga, atas kepala, dan leher.

Dalam kondisi tersebut, kucing lain akan membantu membersihkannya. LeeAnna Buis menyebut perilaku ini sebagai bentuk kerja sama yang sekaligus mempererat hubungan.

>>> Hanya Lamine Yamal yang Dipeluk Raja Spanyol saat Timnas Sowan ke Istana

Meredakan Ketegangan dan Mencegah Konflik

Pernah melihat dua kucing saling menjilat lalu tiba-tiba mencakar? Hal itu bukanlah sesuatu yang aneh.

Ahli perilaku kucing Jennifer Van de Kieft menjelaskan bahwa allogrooming juga dapat menjadi cara meredakan ketegangan. Penelitian dalam jurnal Ethology menyebutnya sebagai mekanisme sosial untuk mengurangi potensi konflik.