Tim SAR gabungan menemukan satu korban meninggal dunia di reruntuhan rumah yang meledak di Perumahan Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, pada Selasa (21/7) dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 02.20 WIB di bawah timbunan material bangunan yang roboh akibat ledakan.

>>> 4 Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain, Bukan Sekadar Sayang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan jasad korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Identitas korban masih dalam proses pendataan dan verifikasi.

Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun. Berdasarkan data sementara, terdapat tiga orang yang belum ditemukan.

Hery menambahkan, total tujuh orang berada di lokasi saat kejadian. Empat orang berhasil selamat, yaitu Jeavelin (2 tahun), Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir.

>>> Enam Negara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030, Ini Daftarnya

Kami mengoptimalkan penggunaan peralatan urban search and rescue, termasuk drone thermal dan peralatan ekstrikasi, untuk mempercepat pencarian korban lainnya, ujar Hery.

Ledakan Dahsyat di Rumah Mewah

Ledakan besar terjadi di rumah nomor 3B Perumahan Grand Polonia pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kekuatan ledakan menyebabkan bangunan rumah bertingkat tiga itu mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar struktur runtuh.

Reruntuhan bangunan juga menimpa tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah. Sejumlah rumah di sisi kiri, kanan, dan depan lokasi turut mengalami kerusakan akibat gelombang ledakan.

>>> Hanya Lamine Yamal yang Dipeluk Raja Spanyol saat Timnas Sowan ke Istana

Penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan tim terkait. Namun, hasil investigasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas dari jaringan pipa bawah tanah di area rumah.