Proses evakuasi korban ledakan rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Medan, masih berlangsung hingga Selasa (21/7/2026) siang.

Sebanyak 400 personel SAR gabungan dikerahkan untuk mencari dua orang yang diduga masih tertimbun reruntuhan.

>>> Woobin CRAVITY Jadi Pemeran Utama Pria di Musikal Komedi Romantis "Caffeine"

Kepala Basarnas Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan pencarian difokuskan di lantai dua bangunan rumah nomor 3B yang ambruk.

Tiga unit ekskavator dan satu crane dikerahkan untuk membuka akses.

Hasil Pemeriksaan PGN

Area Head PGN Medan Agus Kurniawan menyatakan timnya tidak mendeteksi kandungan gas bumi atau metana di area ledakan.

Pengukuran dilakukan pada Senin (20/7) malam di lantai 1 dan 2 rumah tersebut.

"Berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi) di area kejadian," ujar Agus, Selasa (21/7).

Meski demikian, Agus menegaskan penyebab pasti ledakan tetap menunggu hasil investigasi resmi aparat. PGN terus berkoordinasi dengan petugas gabungan dan telah menurunkan tim teknis untuk mengamankan lokasi.

Kesaksian Pekerja di Lokasi

Danu (43), seorang pekerja bangunan, mengaku melihat kilatan cahaya putih dari arah rumah nomor 3B sebelum ledakan terjadi.

"Begitu hitungan detik saya ke sudut, muncul cahaya putih, lalu langsung terjadi ledakan," katanya.

>>> CORTIS Jadi Pemain Pertama di SUMBAKKOKJIL 2 Mnet

Ledakan membuat material bangunan berhamburan. Sebuah mobil Lexus yang melintas tertimpa reruntuhan hingga rusak parah, namun pengemudinya berhasil diselamatkan.

Danu juga mendengar suara perempuan minta tolong dari dalam rumah yang roboh.

Ia mencium bau gas menyengat di lokasi sesaat setelah ledakan. Asap juga terlihat keluar dari atas bangunan yang hancur.

Ledakan turut merusak sedikitnya tujuh rumah di sekitarnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan investigasi awal menemukan indikasi kebocoran pipa gas bawah tanah.

Namun, hasil deteksi PGN bertolak belakang dengan temuan awal tersebut.

Ledakan terjadi pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB di rumah nomor 3B Perumahan Grand Polonia.

>>> TWS Catat Sukses Besar di Tur Asia Perdana dengan Tiket Sold-Out

Bangunan tiga lantai itu mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar strukturnya runtuh.