Konsumsi produk uji coba juga meningkat.

Pada 2023, penjualan tercatat 812,3 kiloliter (kl) dengan 80 kl bioetanol, lalu melonjak menjadi 16.234 kl Pertamax Green 95 dengan 812 kl bioetanol pada 2025.

Per Maret 2026, distribusi mencapai 7.572 kl dengan campuran bioetanol 379 kl.

Pemerintah berencana memperluas jaringan distribusi melalui payung hukum baru.

"Dalam mandatori yang akan dikeluarkan di Keputusan Menteri bulan ini, akan menambah outlet-outlet dari delivery bioetanol yang saat ini sudah merupakan trial market di jenis Pertamax Green 95," ungkap Eniya.

Kesiapan pasokan didukung pertumbuhan industri bioetanol nasional yang mampu memproduksi varian fuel grade dengan kadar di atas 99 persen.

>>> Masayoshi Son: Robot Humanoid Ciptakan Perusahaan Triliunan Dolar

"Tiga perusahaan akan masuk ke dalam mandatori, dan kita akan menentukan volume yang ditetapkan di Keputusan Menteri," tandas Eniya.