DPR dan Pemerintah Sepakati Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia
Pemerintah dan DPR RI menyepakati pembentukan Indonesia International Financial Center (IIFC) atau Pusat Finansial Internasional Indonesia melalui revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Kebijakan ini dirancang untuk menarik investasi global dan menjadi motor penggerak baru bagi perkembangan sektor keuangan nasional.
>>> Antonio Conte Resmi Akhiri Kontrak Lebih Cepat dengan Napoli
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa regulasi ini merupakan langkah strategis untuk menunjang visi pertumbuhan ekonomi nasional jangka panjang yang berkelanjutan.
"Untuk menunjang visi nasional menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta pengembangan dan diversifikasi perekonomian nasional melalui kontribusi yang efektif terhadap sektor keuangan dan kegiatan yang terkait, RUU ini mengatur tentang pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia," ujar Purbaya dalam rapat kerja finalisasi RUU Perubahan P2SK Tingkat I dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (3/6).
Purbaya menambahkan bahwa wilayah khusus ini akan memiliki kemandirian finansial, administratif, hingga operasional agar mampu berkompetisi secara global.
Fasilitas Khusus dan Kepastian Hukum
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memaparkan bahwa kawasan ini akan berfungsi sebagai wilayah khusus yang mendapatkan berbagai fasilitas keistimewaan regulasi.
"Itu akan menjadi sebuah cluster bagaimana kita nanti ada enclave khusus yang akan diberikan keistimewaan dalam aturan regulasi perpajakan, regulasi mengenai penanganan sengketa perdatanya, kemudian pengelolaan wilayahnya seperti apa," kata Misbakhun, Kamis (4/6/2026).
Misbakhun memproyeksikan kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas bagi beragam institusi jasa keuangan, mulai dari perbankan hingga modal ventura.
>>> Adopsi ChatGPT Images 2.0 di Indonesia Melonjak 70%
"Orang akan melakukan pendirian perusahaan di sana, tentunya kemudian bisa dalam bentuk apa pun lembaga jasa keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, dana pensiun, modal ventura, semuanya," ujarnya.
Update Terbaru
Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Ratusan Pemain Old School RuneScape Jadi Biksu dan Picu Perang Suci
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







