Pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) generatif di Indonesia mencatat lompatan signifikan.

Indonesia kini masuk dalam jajaran negara dengan pertumbuhan paling menonjol di Asia pascapeluncuran ChatGPT Images 2.0 oleh OpenAI.

>>> Bursa Transfer Liga Inggris Musim Panas 2026 Resmi Dibuka

Lonjakan jumlah aktivitas pembuatan gambar harian mencapai 70% dibandingkan rata-rata minggu awal peluncuran. Hal ini menempatkan Indonesia di garis depan regional bersama Singapura, Jepang, Thailand, dan Taiwan.

Penggunaan Kreatif dan Praktis

Basis pengguna di Indonesia terus mengeksplorasi fleksibilitas ChatGPT Images 2.0. Mulai dari ekspresi diri kreatif hingga kebutuhan praktis, fitur ini mempermudah visualisasi ide dan pembuatan konten.

Lead Researcher ChatGPT Images 2.0 di OpenAI, Gabriel Goh, menyampaikan optimismenya terhadap dinamika adopsi di Asia.

"Beberapa ide paling menarik justru datang dari pengguna yang menciptakan ide mereka sendiri," ujarnya, dikutip Kamis (4/6/2026).

>>> Penyusutan Kelas Menengah di Indonesia Kian Mengkhawatirkan

Sepanjang satu bulan terakhir, pemanfaatan didominasi aktivitas kreasi sosial dan ekspresif. Penggunaan populer meliputi pembuatan stiker khusus, avatar mandiri, dan gambar berbasis estetika anime.

Untuk kebutuhan personal, pengguna memanfaatkannya untuk foto headshot profesional, kartu pos, dan ilustrasi penataan ruang kerja.

Secara teknis, fitur ini menawarkan kontrol dan presisi lebih tinggi untuk dunia usaha.

Kemampuan operasional mencakup pembuatan infografis melalui pemrosesan teks dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Komunitas profesional juga menggunakannya untuk mockup materi promosi, aset kreatif, dan visualisasi presentasi bisnis.

>>> Liverpool Segera Amankan Andoni Iraola untuk Gantikan Arne Slot

Platform ini juga andal untuk eksperimen analisis visual personal. Pengguna memanfaatkannya untuk penentuan kecocokan warna, arahan gaya busana, tata rambut, pemilihan kacamata, hingga referensi riasan wajah.