Studi global dari Remote. com bertajuk Global Life-Work Balance Index 2025 mengungkap negara-negara dengan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi paling rendah.

Filipina menempati peringkat pertama sebagai negara terburuk dengan skor indeks 46,60 dari 100.

>>> Team Pandum Jawara PMPL ID Spring 2026, Siap Tantang Dunia di PMGO Jakarta

Indonesia tidak masuk dalam daftar 20 negara dengan work-life balance terburuk. Namun, posisinya juga belum menembus negara dengan kualitas keseimbangan kerja terbaik.

Negara dengan Skor Work-Life Balance Terendah

Filipina mencatat rata-rata jam kerja mencapai 42,25 jam per minggu. Durasi panjang itu menjadi faktor utama rendahnya skor.

Rusia berada di posisi berikutnya karena inklusivitas rendah dan tingkat kebahagiaan yang moderat. Kazakhstan juga memiliki budaya kerja berat dan kurang inklusif.

Uni Emirat Arab menghadapi durasi kerja sangat panjang bagi pegawai. Meksiko mengalami upah rendah meski ada reformasi aturan.

Hong Kong memiliki tekanan kerja tinggi dan tingkat stres yang signifikan. Turki bermasalah dengan keamanan dan manfaat pekerja minim.

>>> Bupati Karanganyar Lantik 10 Pejabat Eselon II, Rotasi Mendadak Mengejutkan ASN

China memberikan jatah cuti terbatas dan jam kerja ekstrem. India memiliki budaya kerja keras (hustle culture) yang kuat dan upah rendah.

Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara maju dalam daftar yang tidak memiliki jaminan cuti berbayar nasional.

Nigeria berada di posisi paling bawah karena minimnya hak cuti dan masalah keamanan serius.

Studi ini menganalisis 60 negara dengan PDB terbesar.

>>> 6 Ciri Fisik dan Gaya Bicara yang Sering Muncul Saat Seseorang Berbohong

Faktor penilaian meliputi jatah cuti tahunan, tunjangan kesehatan, upah minimum, jam kerja mingguan, tingkat kebahagiaan, serta keamanan dan inklusivitas lingkungan kerja.