Bupati Karanganyar, Rober Christanto, resmi melantik 10 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemkab Karanganyar pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Prosesi berlangsung di Aula BKPSDM Karanganyar.

>>> Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 di Sulsel Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya

Langkah ini cukup mengejutkan banyak kalangan ASN karena tergolong mendadak. Sebelumnya, sejumlah posisi kepala OPD hanya diisi oleh pelaksana tugas.

Setelah pelantikan, Bupati Rober memberikan arahan langsung kepada para pejabat baru. Ia menekankan pentingnya sinergi dan adaptasi cepat di lingkungan kerja masing-masing.

Bupati berharap seluruh kepala OPD dapat memaknai semangat kebersamaan dalam membangun Karanganyar. Koordinasi antarinstansi harus berjalan beriringan agar program pemerintah tersampaikan dengan baik.

Proses Seleksi dan Mekanisme

Kepala BKPSDM Karanganyar, Nur Aidi Farida, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil akhir seleksi terbuka.

Tahapannya dimulai dari penjaringan oleh panitia seleksi yang menghasilkan tiga nama terbaik untuk setiap posisi.

Daftar nama tersebut kemudian dikirim ke BKN pusat untuk mendapatkan rekomendasi. Setelah rekomendasi turun, Bupati berwenang memilih satu nama dari tiga besar untuk ditetapkan dalam SK Bupati.

Nur Aidi menegaskan prosedur ini mengedepankan transparansi dan profesionalisme sesuai standar manajemen ASN. Seluruh tahapan telah dilalui sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Rencana Pengisian Jabatan Lain

Bupati Rober juga memberikan sinyal bahwa pengisian jabatan di bawah eselon II akan segera menyusul. Promosi 10 pejabat ini otomatis meninggalkan kekosongan di posisi sebelumnya.

>>> Pemain Forza Horizon 6 Kena Banned 3 Hari Gara-Gara Livery Mobil, Ini Alasannya

Saat ini masih terdapat sekitar 60 posisi jabatan administrator dan pengawas yang kosong. Kekosongan terjadi akibat rotasi dan pegawai yang memasuki masa purna tugas.