Konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran yang memanas di Timur Tengah berdampak langsung pada sektor pendidikan Uni Emirat Arab (UEA).

Sejumlah sekolah terpaksa memberlakukan ujian jarak jauh dengan pengawasan digital super ketat.

>>> Ekspedisi Overland Nasional: Banyuwangi Jadi Panggung Petualangan 2026

Pemerintah UEA sebelumnya membatalkan ujian internasional seperti IGCSE, A Level, dan ujian akhir International Baccalaureate (IB) demi keamanan siswa.

Aktivitas pembelajaran pun kembali dialihkan ke metode jarak jauh setelah sempat dibuka pada akhir April.

Arfarz Iqbal, orang tua siswa kelas 11, menuturkan bahwa pekan lalu ujian masih berlangsung luring. Namun, seiring perubahan kebijakan, seluruh evaluasi kini dilakukan daring dari rumah.

Protokol Pengawasan Digital

Aturan ketat diberlakukan untuk menjaga integritas ujian. Kamera perangkat harus aktif selama ujian berlangsung tanpa terkecuali.

Sudut pandang kamera harus memperlihatkan wajah, tangan, dan lembar kerja siswa secara jelas. Siswa dilarang keras membawa atau menyimpan ponsel di sekitar area ujian.

Guru berhak melakukan pemeriksaan mendadak terhadap kondisi ruangan melalui kamera laptop. Seluruh aktivitas selama sesi ujian akan direkam sebagai bukti.

Maggie Perkins, Wakil Kepala Sekolah Menengah di Nord Anglia International School Dubai, menyebut platform Exam. net menjadi kunci transisi ini.

>>> Sarapan Mewah 80 Menu Rotasi di The Trans Luxury Hotel Surabaya

Kebijakan penilaian daring yang kuat diterapkan untuk meminimalkan kecurangan dan menjaga kepercayaan lembaga penguji eksternal.

Kepala Sekolah The Apple International School, Dr. Jinto Sebastian, menekankan pentingnya sistem terstruktur.

Perencanaan kolaboratif dan komunikasi jelas dengan pemangku kepentingan menjadi faktor krusial dalam menghadapi risiko tinggi ujian jarak jauh.

Kendala di Rumah

Meski sistem digital siap, lingkungan rumah tetap menantang.

Maria Santos, orang tua siswa asal Filipina, mengungkapkan sulitnya menciptakan suasana tenang saat seluruh anggota keluarga berada di lokasi yang sama.

Gangguan suara dari aktivitas anggota keluarga lain menjadi hambatan. Kewajiban menjaga kamera menyala menambah tekanan bagi siswa.

Waktu yang sangat terbatas untuk memindai dan mengunggah hasil pekerjaan ke sistem sekolah juga menjadi kendala. Perangkat pemindai harus berfungsi cepat setelah ujian selesai.

>>> Empat Bintang Manchester United Resmi Hengkang di Musim Panas 2026

Meski ada berbagai kendala, Maria menilai sistem ini memberikan kepastian bagi pendidikan anak. Di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu, keberlanjutan belajar-mengajar sangat disyukuri para orang tua.