Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melemah pada perdagangan Kamis pagi, 4 Juni 2026.

Pelemahan ini merupakan kelanjutan dari tekanan yang sudah terjadi sejak hari sebelumnya.

>>> Safari vs Chrome: Mana Lebih Ngebut dan Hemat Baterai? Cek Perbandingannya di 2026

Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka di level 5.919,56. Namun, tekanan jual yang besar membuat indeks terus terperosok ke zona merah.

Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG tercatat di angka 5.756,29. Angka ini turun 184,84 poin atau sekitar 3,11 persen.

Sebelumnya, pada Rabu, 3 Juni 2026, IHSG juga ditutup melemah signifikan hingga 4,11 persen di level 5.941,06.

Pergerakan IHSG dan Indeks Unggulan

Sepanjang pagi ini, IHSG bergerak dalam rentang lebar namun didominasi sentimen negatif. Posisi tertinggi yang sempat disentuh adalah 5.924,51, sementara titik terendah mencapai 5.749,34.

Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp3,98 triliun dengan volume saham 7,008 miliar lembar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 474 ribu kali.

Sebanyak 572 saham mengalami penurunan harga, 71 saham menguat, dan 80 saham stagnan.

>>> Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Cair di Himbara, Cek Nama Anda Sekarang!

Pelemahan IHSG juga merembet ke indeks unggulan.

Indeks LQ45 turun 2,57% ke level 573,587, IDX30 turun 2,34% ke 326,309, dan IDX80 turun 3,02% ke 86,104.

Indeks IDXESGL turun 2,54% ke 104,013, dan IDXQ30 turun 2,19% ke 105,529.

7 Saham yang Bertahan di Zona Hijau

Meskipun pasar sedang tertekan, beberapa emiten mampu mencatatkan penguatan. Berikut daftar saham yang menguat pada perdagangan pagi ini:

  • PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA)
  • PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI)
  • PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
  • PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
  • PT Natura City Developments Tbk (CITY)
  • PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ)
  • PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC)

Saham-saham tersebut berasal dari sektor yang beragam, mulai dari media hingga energi dan tekstil.

>>> Abbott Buka Lowongan Kerja 2026 di Jakarta: Posisi dan Syarat

Investor disarankan tetap melakukan riset mendalam sebelum masuk pasar saat volatilitas tinggi.