Persaingan antara Safari dan Google Chrome semakin memanas di tahun 2026. Apple secara terbuka memposisikan Safari sebagai browser yang lebih unggul dari Chrome.

Melalui pembaruan macOS, iOS, dan iPadOS, Safari menawarkan kecepatan lebih tinggi dan efisiensi daya lebih baik. Browser ini juga diklaim lebih aman dalam menjaga privasi pengguna.

>>> Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Cair di Himbara, Cek Nama Anda Sekarang!

Keunggulan Safari di Ekosistem Apple

Sebagai browser bawaan Apple, Safari dirancang khusus untuk bekerja optimal dengan perangkat Apple. Integrasi perangkat lunak dan keras menjadi kunci kinerjanya.

Berkat optimalisasi pada chip Apple Silicon seri-M dan chipset terbaru, pengalaman berselancar menjadi lebih ringan. Membuka situs, menggulir halaman, hingga menonton video terasa lebih responsif.

Apple menyebut performa Safari sangat cepat berkat pembaruan mesin rendering berkala. Bagi pengguna MacBook, efisiensi ini krusial karena browser adalah aplikasi yang paling sering dibuka.

Daya Tahan Baterai Lebih Efisien

Masalah klasik Chrome adalah penggunaan RAM besar dan konsumsi baterai boros. Apple memanfaatkan celah ini dengan menawarkan efisiensi energi lebih baik lewat Safari.

Berdasarkan pengujian Apple, Safari memberikan tambahan waktu hingga 5 jam lebih lama untuk streaming video dibandingkan Chrome.

Safari juga mengelola tab latar belakang lebih pintar untuk menghemat sumber daya sistem.

Data tersebut menunjukkan Safari mampu mengoptimalkan setiap watt energi pada perangkat Mac. Ini menguntungkan pengguna yang sering bepergian atau bekerja di luar ruangan.

>>> Abbott Buka Lowongan Kerja 2026 di Jakarta: Posisi dan Syarat

Fitur Perlindungan Privasi yang Agresif

Selain kecepatan, privasi menjadi nilai jual utama Safari. Safari tercatat sebagai browser besar pertama yang memblokir kuki pihak ketiga secara otomatis sejak 2019.