Fitur Intelligent Tracking Prevention (ITP) ditenagai kecerdasan buatan. Teknologi ini mendeteksi dan menghentikan pelacak iklan sebelum mengumpulkan data pribadi.

Fitur keamanan lainnya termasuk Anti-Fingerprinting yang menyembunyikan spesifikasi perangkat, Privacy Report yang memberikan laporan pelacak yang diblokir, iCloud Private Relay untuk menyamarkan alamat IP, dan Link Tracking Protection yang menghapus kode pelacakan dari URL.

Fitur-fitur ini memberikan lapisan keamanan ganda bagi pengguna yang khawatir akan jejak digital. Identitas online pengguna menjadi lebih sulit dipetakan oleh perusahaan iklan pihak ketiga.

Keamanan Ekstra pada Mode Private

Apple juga memperkuat mode Private Browsing. Safari tetap mengaktifkan perlindungan pelacak dan anti-fingerprinting meski dalam sesi privat.

Keamanan fisik juga diperhatikan dengan penguncian tab Private menggunakan Face ID atau Touch ID. Ini memastikan orang lain tidak bisa melihat jendela browser yang terbuka jika meminjam perangkat.

Pengguna kini bisa menggunakan mesin pencari berbeda khusus untuk mode privat. Fleksibilitas ini menegaskan komitmen Apple dalam memberikan kendali penuh atas data pribadi.

>>> Bus 'Simbol Setan' Rute Neraka Resmi Beroperasi Kembali di 2026

Dengan inovasi pada performa, efisiensi baterai, dan privasi, Safari menjadi pesaing berat Chrome. Bagi pengguna ekosistem Apple, beralih ke Safari adalah pilihan praktis yang menawarkan kenyamanan lebih.