Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026 melalui bank Himbara. Program ini mencakup PKH dan BPNT untuk triwulan kedua tahun ini.

Bank yang terlibat meliputi Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Kemensos memastikan penyaluran berdasarkan data terbaru.

>>> Abbott Buka Lowongan Kerja 2026 di Jakarta: Posisi dan Syarat

Data DTSEN Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan pembaruan data penerima dilakukan berkala. Hal ini agar bansos tetap sasaran.

Kemensos bekerja sama dengan BPS untuk klasifikasi data desil. Pembaruan DTSEN triwulan II 2026 mengalami percepatan signifikan.

Jika sebelumnya validasi tuntas tanggal 20, kini selesai pada tanggal 10. Dampaknya, distribusi dana bantuan menjadi lebih efisien.

Cara Cek Status Penerima Bansos Mei 2026

Masyarakat dapat mengecek status secara mandiri melalui portal cekbansos. kemensos.

go. id.

Langkah-langkahnya:

  • Akses portal resmi di peramban.
  • Masukkan informasi wilayah tempat tinggal (provinsi hingga desa) sesuai KTP.
  • Ketik nama lengkap pada kolom yang disediakan.
  • Masukkan kode captcha.
  • Tekan tombol "Cari Data" dan tunggu hasilnya.

Selain situs web, gunakan aplikasi "Cek Bansos" di smartphone. Login dengan NIK, pilih menu "Cek Penerima", isi data diri, dan klik "Cari Data".

Sistem akan menampilkan status bantuan berdasarkan data DTSEN terbaru. Hasil merinci jenis bantuan yang berhak diterima.

>>> Bus 'Simbol Setan' Rute Neraka Resmi Beroperasi Kembali di 2026

Mekanisme Pencairan Dana

Pengambilan dana bansos melalui dua jalur utama: rekening bank Himbara dan Kantor Pos.

Untuk rekening, dana ditransfer langsung dan bisa diambil di ATM atau teller dengan KTP dan KKS.

Melalui Kantor Pos, penerima membawa surat undangan dan identitas. Tersedia layanan antar rumah bagi lansia atau disabilitas.

Rincian Bansos PKH dan BPNT

PKH adalah bantuan bersyarat untuk keluarga miskin dengan nominal per kategori:

  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000
  • Anak usia dini/balita: Rp750.000
  • Siswa SD: Rp225.000
  • Siswa SMP: Rp375.000
  • Siswa SMA: Rp500.000
  • Lansia: Rp600.000
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000

Total dana per keluarga tergantung komposisi anggota yang terdaftar. Semua kategori harus terverifikasi di DTSEN.

BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik untuk kebutuhan pangan. Pencairan setiap triwulan sebesar Rp600.000 per tahap.

Saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dibelanjakan di e-warong atau agen perbankan resmi. Program ini bertujuan meningkatkan akses pangan berkualitas dan transparansi.

>>> AC Milan Dekati Oliver Glasner, Hasil Pertemuan Terbaru Sangat Positif!

Masyarakat diimbau memantau status kepesertaan secara berkala melalui saluran resmi. Transparansi data menjadi prioritas agar bantuan tepat sasaran.