Telkomsel Gelar Baktiku Negeriku 2026 untuk Perkuat Digitalisasi Desa

Telkomsel kembali meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Baktiku Negeriku 2026. Inisiatif ini bertujuan memperkuat transformasi digital inklusif di pedesaan.
Program pertama berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
>>> Apple Semakin Agresif Promosikan Safari untuk Saingi Chrome
Selanjutnya, kegiatan akan berlanjut di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada 11–13 Juni 2026.
Pemberdayaan Melalui Keterlibatan Karyawan
Pendekatan pemberdayaan masyarakat kini diperluas dengan melibatkan karyawan secara langsung. Mereka berperan sebagai mentor, fasilitator, dan penggerak perubahan di desa.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan bahwa keterlibatan karyawan memungkinkan transfer pengetahuan yang lebih relevan.
"Masyarakat dapat memperoleh manfaat yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujarnya.
Program ini mendukung Asta Cita poin keenam, yaitu pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Masyarakat desa menjadi mitra utama dalam implementasi.
>>> Wardatina Mawa Ungkap Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi
Skema Employee Volunteering Program (EVP) menjadi pembeda utama. Karyawan tidak hanya menjadi relawan, tetapi terlibat aktif dalam edukasi dan pendampingan.
Fokus kegiatan mencakup pengembangan UMKM, peningkatan literasi digital, digitalisasi pertanian, dan optimalisasi potensi wisata daerah. Generasi muda desa juga digerakkan sebagai local champion.
Rangkaian Program Unggulan
Beberapa program inovatif dihadirkan, seperti Integrated Farming Demonstration Plot yang menggunakan pendekatan pertanian terintegrasi. Sektor pariwisata dikembangkan melalui Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular.
Telkomsel juga membangun Telkomsel Creative Digital Center sebagai pusat literasi digital. Fasilitas ini menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan digital warga.
Materi pelatihan mencakup pemanfaatan platform digital untuk pemasaran produk, keamanan digital, dan pengelolaan usaha mikro. Warga juga mendapat edukasi penggunaan teknologi untuk produktivitas ekonomi lokal.
>>> Erin Kirim Surat Protes ke DPR soal RDP dengan Eks ART, Ini Alasannya
Melalui program ini, masyarakat desa diharapkan memperoleh keterampilan baru dan perluasan peluang usaha. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat untuk membangun ekosistem berkelanjutan.
Update Terbaru
CEO Jagex Targetkan RuneScape Jadi MMO Nomor Satu, Geser World of Warcraft
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Desainer Quest Cyberpunk 2077: Villa Eurodyne Masih Simpan Banyak Rahasia
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Panduan Manga Musim Panas 2026: Rilis Baru dan Review Volume Pertama
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Jadwal Anime dan Berita Terkini 18-21 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
PYC Ungkap Celah Pengembangan Industri Baterai, Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Tiket Museum George Lucas Ludes Terjual, Antrean Capai 5 Jam
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB







