Persaingan browser kembali memanas. Apple semakin agresif memosisikan Safari sebagai alternatif unggulan dibanding Google Chrome.

Dilansir dari Detik iNET, Safari diklaim tidak hanya cepat, tetapi juga lebih hemat konsumsi baterai dan unggul dalam menjaga privasi digital pengguna.

>>> Wardatina Mawa Ungkap Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi

Efisiensi Baterai dan Performa

Safari dirancang untuk bekerja optimal di ekosistem perangkat Apple. Integrasi penuh dengan perangkat keras membuat browser bawaan ini lebih efisien dibanding aplikasi pihak ketiga.

Apple menyebut Safari mampu memberikan ketahanan baterai hingga 5 jam lebih lama daripada Chrome saat streaming video di Mac.

Optimalisasi mendalam pada chip Apple Silicon, termasuk M-series dan chipset terbaru iPhone serta iPad, memberikan dampak positif pada kecepatan dan kelancaran saat membuka halaman, menggulir layar, atau streaming video.

Pihak perusahaan mengeklaim kecepatan performa Safari kini berada pada level lightning-fast berkat pembaruan mesin rendering berkala.

Keluhan mengenai Chrome yang menguras memori RAM dan baterai laptop dimanfaatkan Apple sebagai nilai jual.

Kemampuan hemat daya hingga 5 jam lebih lama saat streaming video membuat pengguna tidak perlu terus-menerus mencari pengisi daya.

Sistem Safari juga mengelola tab latar belakang secara lebih cerdas untuk memastikan konsumsi sumber daya tetap rendah.

>>> Erin Kirim Surat Protes ke DPR soal RDP dengan Eks ART, Ini Alasannya

Perlindungan Privasi dan Anti-Pelacakan

Apple konsisten menjadikan privasi sebagai identitas utama Safari.

Browser ini menjadi yang pertama memblokir third-party cookies secara otomatis sejak 2019, menyulitkan pelacak iklan memantau aktivitas pengguna.

Safari dilengkapi Intelligent Tracking Prevention (ITP), fitur machine learning yang mendeteksi dan memblokir tracker sebelum data diambil. Pengguna dapat memantau daftar pelacak yang berhasil dihentikan melalui Privacy Report.