Hasil lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk layanan 5G di Indonesia telah dipastikan tetap.

Tidak ada sanggahan dari operator peserta hingga batas akhir masa sanggah.

>>> Level Devil dan Smash Karts Dominasi Game Terlaris Poki Games Juli 2026

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio mengumumkan bahwa proses sanggahan telah berakhir.

Peserta diberikan waktu dua hari kerja untuk mengajukan keberatan sejak hasil seleksi diumumkan.

Namun hingga batas akhir masa sanggah pada Selasa (14/7) pukul 15.00 WIB, tidak ada satu pun peserta yang menyampaikan keberatan kepada Tim Seleksi.

“Dengan tidak adanya sanggahan yang diajukan, Daftar Peringkat Hasil Seleksi yang disampaikan melalui Pengumuman Tim Seleksi Nomor 04/SP/TIMSEL/KOMDIGI/07/2026 dinyatakan tetap dan tidak ada perubahan,” tulis Tim Seleksi dalam pengumuman resminya.

Selanjutnya, Tim Seleksi akan menyusun Berita Acara Hasil Seleksi sebelum Menteri Komunikasi dan Digital menetapkan pemenang secara final dan mengikat.

XLSmart Unggul di Frekuensi 700 MHz

Pada pita frekuensi 700 MHz, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk menjadi peserta dengan penawaran tertinggi sebesar Rp35,34 miliar per MHz.

Operator hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu memperoleh alokasi spektrum sebesar 30 MHz (2x15 MHz) dengan total nilai penawaran mencapai Rp1,06 triliun.

Telkomsel berada di peringkat kedua dengan penawaran Rp32,125 miliar per MHz dan memperoleh blok 20 MHz (2x10 MHz) senilai Rp642,5 miliar.

Sementara itu, Indosat menempati peringkat ketiga dengan penawaran Rp25,374 miliar per MHz dan mendapatkan alokasi 20 MHz (2x10 MHz) dengan total nilai Rp507,48 miliar.

>>> Rob Dieperink Sakit Apa? Benarkah Serangan Jantung? Berikut Kronologi Tewasnya Wasit Belanda di Usia 38 Tahun