Telkomsel Kuasai Alokasi Terbesar di 2,6 GHz

Untuk pita frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel menjadi peserta dengan alokasi terbesar, yakni 80 MHz setelah mengajukan penawaran Rp6,823 miliar per MHz atau senilai total Rp545,84 miliar.

Di posisi kedua terdapat Indosat yang memperoleh 60 MHz dengan total nilai penawaran Rp372 miliar.

Sedangkan XLSMART mendapatkan alokasi 50 MHz dengan total nilai penawaran Rp231,6 miliar.

Komposisi tersebut memastikan ketiga operator nasional sama-sama memperoleh tambahan spektrum yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan mendukung pengembangan layanan 5G di Indonesia.

Meski demikian, tambahan frekuensi ini tidak berarti pelanggan akan langsung merasakan peningkatan layanan dalam waktu dekat.

Setelah penetapan pemenang oleh Menteri, operator masih harus menjalani tahapan lanjutan sebelum spektrum tersebut dapat digunakan secara komersial.

Dalam jangka panjang, tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz diharapkan dapat membantu operator memperluas cakupan jaringan 5G, meningkatkan kapasitas layanan di wilayah dengan trafik tinggi, serta menghadirkan pengalaman internet yang lebih stabil.

Komdigi menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi radio.

>>> Melampaui Lapangan Hijau: Timnas Norwegia Donasikan Seluruh Pendapatan Piala Dunia 2026 untuk Kemanusiaan Gaza

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi seluler, memperluas pemerataan akses internet broadband, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai daerah di Indonesia.