Nadiem Klaim Hemat Anggaran Rp3,9 T, Jaksa: Tak Ada Bukti

Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim kembali menjalani sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (2/6/2026).
Agenda sidang kali ini adalah pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari terdakwa dan tim kuasa hukumnya.
>>> Reaktivasi Bandara Adisutjipto: Pengamat Soroti Kendala Serius
Dalam nota pembelaan, Nadiem menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukungnya selama proses hukum.
Ia menyebut dukungan datang dari guru, dosen, mahasiswa, dan alumni program Kampus Merdeka.
Nadiem menekankan bahwa suara di lapangan membuktikan kebermanfaatan teknologi yang menjadi inti perkara.
Nadiem Tegaskan Tidak Terlibat dan Tak Ada Kerugian Negara
Nadiem merangkum poin-poin penting dari keterangan saksi dan ahli selama persidangan.
Ia menegaskan tidak ditemukan unsur perlawanan hukum, niat jahat, atau upaya memperkaya diri sendiri atau orang lain.
Menurutnya, jika salah satu unsur tersebut tidak terbukti, maka ia harus dinyatakan bebas.
Ia juga menyatakan terkejut atas tuntutan hukum ini karena menganggapnya sebagai kekeliruan investigasi, bukan kesalahan administrasi.
Baginya, kasus ini ironis karena ia dituntut hukuman penjara panjang atas kebijakan yang dinilai menguntungkan negara.
Alasan Pemilihan ChromeOS dan Klaim Penghematan Anggaran
Nadiem membeberkan alasan memilih ChromeOS dibandingkan sistem operasi lain.
Ia mengklaim pemilihan itu menghemat anggaran negara hingga Rp3,9 triliun.
Berikut perbandingan estimasi biaya per sekolah yang disampaikan Nadiem:
- Laptop berbasis Windows: Rp148 juta per sekolah
- Kombinasi Chrome dan Windows: Rp98 juta per sekolah
Nadiem heran keputusannya menghemat anggaran berujung pada tuntutan 27,5 tahun penjara.
Ia menegaskan keputusan teknis pengadaan laptop ada di tangan tim teknis, bukan menteri.
Ia hanya mengikuti satu pertemuan tentang rencana penggunaan kombinasi Windows dan Chromebook.
Update Terbaru
Apple Semakin Agresif Promosikan Safari untuk Saingi Chrome
Kamis / 04-06-2026, 09:32 WIB
Tantangan Ekosistem Mobil Listrik: Bukan Sekadar Tambah SPKLU
Kamis / 04-06-2026, 09:32 WIB
Bintang Hollywood dan Legenda Basket Ramaikan Game 1 Final NBA 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Kode Redeem Blox Fruits Juni 2026: Klaim EXP Gratis dan Reset Stat
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Jadwal Indonesia Open 2026: 3 Duel Panas Babak 16 Besar yang Paling Dicari
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Momen Haru Pemain Naegohyang Women's FC Bertemu Kim Jong-un
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Harga Mobil Listrik Tiongkok 2026 Melonjak, Ini Pemicu Utamanya
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Mendikti Resmi Tiadakan Syarat Serdos 20 JP, Kabar Gembira bagi Dosen 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 8 Juni 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:27 WIB
Cal Crutchlow: Motor MotoGP Modern Makin Sulit Dikendarai
Kamis / 04-06-2026, 09:27 WIB
Daftar Harga LMPV Juni 2026: Sejumlah Pabrikan Lakukan Penyesuaian
Kamis / 04-06-2026, 09:27 WIB
Risiko di Balik Truk: Jaga Jarak Aman 6 Detik untuk Hindari Kecelakaan
Kamis / 04-06-2026, 09:26 WIB
Momen Mengejutkan, An Se-young Blak-blakan Kagumi Megawati Hangestri
Kamis / 04-06-2026, 09:26 WIB
Bos Pertamina Lubricants Beri Reaksi Mengejutkan Usai Kemenangan Di Giannantonio di MotoGP 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:26 WIB






