Reaktivasi Bandara Adisutjipto: Pengamat Soroti Kendala Serius
Wacana menghidupkan kembali operasional Bandara Adisutjipto untuk penerbangan komersial menuai beragam tanggapan. Pengamat transportasi menilai rencana ini menghadapi tantangan besar karena keterbatasan infrastruktur dan status kepemilikan lahan.
Kendala Status Bandara dan Operasional
Djoko Setijowarno, pakar transportasi, berpendapat bahwa reaktivasi tersebut sebenarnya tidak lagi mendesak. Menurutnya, Yogyakarta saat ini sudah memiliki Yogyakarta International Airport (YIA) yang menawarkan fasilitas jauh lebih mumpuni.
Salah satu hambatan utama adalah status Adisutjipto sebagai bandara enclave civil. Artinya, area ini digunakan secara bersamaan untuk kepentingan militer dan penerbangan sipil.
Kondisi ini membuat jadwal penerbangan komersial harus mengalah ketika ada aktivitas militer atau latihan pesawat TNI. Hal tersebut sering kali menyebabkan ketidakpastian jadwal bagi maskapai maupun penumpang umum.
Berikut adalah beberapa kendala utama reaktivasi Bandara Adisutjipto menurut pengamat:
- Keterbatasan Lahan: Lokasi bandara yang dikelilingi pemukiman padat membuat perluasan area hampir tidak mungkin dilakukan.
- Runway Terbatas: Landasan pacu yang ada saat ini tidak dapat diperpanjang untuk mengakomodasi pesawat berbadan lebar.
- Prioritas Militer: Kegiatan latihan militer tetap menjadi prioritas utama sehingga mengganggu efisiensi penerbangan sipil.
- Aksesibilitas YIA: Fasilitas di Bandara YIA sudah didukung oleh layanan kereta bandara dan proyek jalan tol yang sedang berjalan.
Djoko menegaskan bahwa pemerintah sebaiknya fokus mengoptimalkan layanan di YIA daripada memaksakan operasional Adisutjipto.
Kapasitas pelayanan di Adisutjipto dianggap sudah tidak mampu menampung pertumbuhan trafik udara di masa depan.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Meski menuai kritik dari sisi teknis, wacana ini disambut positif oleh pemerintah daerah setempat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menilai pembukaan kembali penerbangan komersial akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Update Terbaru
Apple Semakin Agresif Promosikan Safari untuk Saingi Chrome
Kamis / 04-06-2026, 09:32 WIB
Tantangan Ekosistem Mobil Listrik: Bukan Sekadar Tambah SPKLU
Kamis / 04-06-2026, 09:32 WIB
Bintang Hollywood dan Legenda Basket Ramaikan Game 1 Final NBA 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Kode Redeem Blox Fruits Juni 2026: Klaim EXP Gratis dan Reset Stat
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Jadwal Indonesia Open 2026: 3 Duel Panas Babak 16 Besar yang Paling Dicari
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Momen Haru Pemain Naegohyang Women's FC Bertemu Kim Jong-un
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Harga Mobil Listrik Tiongkok 2026 Melonjak, Ini Pemicu Utamanya
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Mendikti Resmi Tiadakan Syarat Serdos 20 JP, Kabar Gembira bagi Dosen 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:31 WIB
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 8 Juni 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:27 WIB
Cal Crutchlow: Motor MotoGP Modern Makin Sulit Dikendarai
Kamis / 04-06-2026, 09:27 WIB
Daftar Harga LMPV Juni 2026: Sejumlah Pabrikan Lakukan Penyesuaian
Kamis / 04-06-2026, 09:27 WIB
Risiko di Balik Truk: Jaga Jarak Aman 6 Detik untuk Hindari Kecelakaan
Kamis / 04-06-2026, 09:26 WIB
Momen Mengejutkan, An Se-young Blak-blakan Kagumi Megawati Hangestri
Kamis / 04-06-2026, 09:26 WIB
Bos Pertamina Lubricants Beri Reaksi Mengejutkan Usai Kemenangan Di Giannantonio di MotoGP 2026
Kamis / 04-06-2026, 09:26 WIB






