Pengurangan produksi sebesar 190 juta ton setara dengan porsi kerja puluhan ribu karyawan.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebelumnya telah memberikan sinyal terkait pemangkasan target produksi komoditas mineral. Kebijakan ini diambil sebagai langkah penyesuaian target energi dan mineral pemerintah untuk tahun berjalan.

Perbandingan target produksi minerba berdasarkan data RKAB menunjukkan penurunan signifikan. Target produksi batu bara turun dari 790 juta ton (realisasi 2025) menjadi 600 juta ton.

Sementara bijih nikel turun dari 379 juta ton menjadi 250 juta ton.

Penurunan target produksi batu bara menjadi 600 juta ton bahkan mencapai hampir setengah dari persetujuan sebelumnya yang berada di angka 1,2 miliar ton.

>>> Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026: Link Resmi, Jadwal Cair, dan Cara Cek KTP Terbaru

Kondisi ini menuntut kesiapan industri dalam menghadapi perlambatan aktivitas pertambangan di masa mendatang.