Seorang petugas SWAT Chicago tertembak saat menangani situasi sandera di lingkungan Albany Park, Senin (20/7/2026).

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 waktu setempat di blok 4600 North Springfield Avenue.

Seorang pria menembak seorang wanita berusia 67 tahun, lalu membarikade diri di dalam rumah bersama seorang wanita lain dan seorang gadis berusia 13 tahun.

Polisi yang tiba di lokasi menemukan korban pertama dalam kondisi kritis dan segera memberikan pertolongan. Sementara itu, tersangka masih menguasai dua sandera di dalam rumah.

Tim SWAT dipanggil untuk membobol pintu rumah. Saat mencoba masuk, tersangka melepaskan tembakan melalui pintu dan mengenai seorang petugas di perut bagian bawah.

Petugas yang terluka langsung dilarikan ke Illinois Masonic Medical Center dan menjalani operasi. Ia dilaporkan dalam kondisi stabil dan diperkirakan pulih total.

Petugas tersebut telah bertugas di Kepolisian Chicago selama 20 tahun dan 12 tahun di tim SWAT.

Sementara itu, negosiasi terus berlangsung.

Tersangka akhirnya melepaskan kedua sandera yang terlihat babak belur dan dilarikan ke Rumah Sakit Stroger dengan luka tidak mengancam jiwa.

Beberapa jam kemudian, tersangka menyerahkan diri. Polisi belum mengungkap identitas dan usia tersangka, namun tengah menyelidiki kemungkinan adanya riwayat kekerasan dalam rumah tangga.

Wali Kota Chicago Brandon Johnson memuji upaya polisi dan tim SWAT yang berhasil meredakan situasi. Ia menyesalkan masih adanya kekerasan domestik di kota tersebut.

Kronologi Kejadian

Berikut rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan Kepolisian Chicago:

  • Pukul 11.00: Polisi merespons laporan penembakan di blok 4600 North Springfield Avenue.
  • Seorang wanita 67 tahun ditemukan tertembak kritis.
  • Tersangka membarikade diri dengan dua sandera: seorang wanita dan remaja 13 tahun.
  • Tim SWAT dikerahkan dan mencoba membobol pintu.
  • Tersangka menembak melalui pintu, melukai petugas SWAT di perut.
  • Negosiasi berhasil: sandera dibebaskan dalam keadaan babak belur.
  • Tersangka menyerahkan diri beberapa jam kemudian.