Perluas Automatic Blocking System, Pemerintah Genjot PNBP 2027
Pemerintah Indonesia berencana memperluas penggunaan sistem pemblokiran otomatis atau automatic blocking system (ABS) pada tahun 2027.
Langkah ini diambil untuk memaksimalkan penagihan piutang dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
>>> Mintrocket Umumkan Bancho the Chef, Spin-off Dave the Diver di State of Play 2026
Rencana strategis tersebut tertuang dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.
Melalui kebijakan ini, akses terhadap layanan publik tertentu akan dibatasi bagi pihak yang memiliki tunggakan kewajiban kepada negara.
Fokus pada Kepatuhan Wajib Bayar
Pemerintah menjelaskan bahwa arah kebijakan PNBP pada 2027 akan difokuskan pada peningkatan kepatuhan seluruh wajib bayar.
Upaya tersebut mencakup penguatan sinergi dalam pengawasan, pemeriksaan, hingga penegakan hukum yang lebih tegas.
Dalam dokumen KEM-PPKF 2027 yang dikutip pada Selasa (2/6/2026), pemerintah menyatakan: "Arah dan strategi kebijakan umum PNBP 2027 adalah peningkatan kepatuhan melalui sinergi pengawasan dan penegakan hukum, serta optimalisasi penagihan piutang PNBP melalui perluasan implementasi automatic blocking system (ABS)."
Langkah penguatan mekanisme ABS ini sebelumnya telah dipertegas melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2025.
Peraturan tersebut menjadi landasan hukum dalam mengelola penagihan piutang negara secara lebih sistematis.
Dalam praktiknya, pemblokiran sistem otomatis diposisikan sebagai langkah hukum terakhir atau ultimum remedium. Tindakan ini menyasar wajib bayar yang dinilai tidak memiliki iktikad baik untuk melunasi kewajiban keuangannya.
Penerapan ABS bertujuan memberikan efek "pemaksa" agar para wajib bayar segera memenuhi tanggung jawab PNBP mereka.
>>> Pindah Faskes BPJS Kesehatan 2026 via Mobile JKN, Praktis Tanpa Antre
Dengan terhambatnya akses layanan publik, diharapkan tingkat kepatuhan setoran ke kas negara dapat meningkat signifikan.
Update Terbaru
Roy Keane Kritik Gaya Bermain Harry Kane: Terlalu Sering Turun ke Belakang
Minggu / 07-06-2026, 23:58 WIB
Chelsea Dekati Agen Dusan Vlahovic Jelang Bursa Transfer Musim Panas 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:53 WIB
Charles Leclerc Gagal Finis di GP Monako Akibat Kerusakan Rem
Minggu / 07-06-2026, 23:43 WIB
Kim Jong Un Bersiap Sambut Kunjungan Xi Jinping di Pyongyang
Minggu / 07-06-2026, 23:40 WIB
Jordan Pickford Puji Debut Rio Ngumoha di Timnas Inggris
Minggu / 07-06-2026, 23:40 WIB
Timnas Indonesia U19 Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF U19 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:39 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 23:38 WIB
Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam, Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 23:36 WIB
Mobil Unik Chrysler New Yorker 1959 dengan Atap Geser Mirip Pickup Dilelang
Minggu / 07-06-2026, 23:36 WIB
UKSW Kalahkan Institut Perbanas pada Pembukaan Campus League 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:36 WIB
APBI Minta Pemerintah Hati-hati Rancang Skema Gross Split Minerba
Minggu / 07-06-2026, 23:33 WIB
Kimi Antonelli Menangi F1 GP Monako 2026 yang Diwarnai Hujan Penalti
Minggu / 07-06-2026, 23:33 WIB
Timnas U19 Indonesia Kalahkan Vietnam, Lolos ke Semifinal Piala AFF U19 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:32 WIB
Pep Guardiola Akui Kagumi Kinerja Hansi Flick di Barcelona
Minggu / 07-06-2026, 23:32 WIB






