Banyak orang baru menyadari penuaan saat garis senyum mulai terlihat jelas. Padahal, tanda berkurangnya kolagen sudah bisa dikenali sejak dini.

Dokter estetika Catherine Soebroto dari dr. Belle Aesthetic Clinic menjelaskan bahwa penurunan kolagen adalah penyebab utama kulit kehilangan kekuatan menyangga struktur wajah.

>>> 5,5 Juta ASN dan Pensiunan Terima Gaji ke-13 2026, Langsung Masuk Rekening

Deteksi Dini dengan Tes Cubit

Anda bisa melakukan tes cubit di rumah untuk mengetahui ketebalan kulit. Cubit bagian pipi dan rasakan teksturnya.

Jika kulit terasa tipis dan bisa ditarik panjang, itu indikasi kolagen berkurang. Kulit sehat akan terasa padat dan kenyal, serta kembali ke posisi semula dengan cepat setelah dicubit.

Lima Tanda Penurunan Kolagen

  • Pipi yang dulunya berisi tampak turun atau kempis.
  • Garis senyum (nasolabial fold) semakin dalam.
  • Garis rahang terlihat lebih berat dan turun.
  • Kulit kelopak mata sayu dan tidak kencang.
  • Wajah kehilangan bentuk tegas dan terlihat merosot.

Perubahan ini menandakan struktur penyangga kulit sudah tidak bekerja maksimal.

>>> Simpanan Rupiah di Bank Merosot, Kurs Terancam Melemah Dalam di 2026

Penyebab Kerusakan Kolagen

Sinar UV matahari menjadi musuh utama penuaan dini. Selain itu, makanan tinggi gula, gorengan, dan tepung memicu inflamasi yang merusak kolagen.

Berat badan berlebih membebani kulit wajah, mempercepat munculnya gelambir. Stres yang tidak terkelola juga mempercepat degenerasi sel kulit.

Solusi Medis dan Perawatan Mandiri

Teknologi biostimulator kolagen seperti PLLA-SCA kini populer. Berbeda dengan filler, metode ini merangsang tubuh memproduksi kolagen tipe I dan III secara alami.

>>> Jack Ma: 99,9% Orang Sulit Sukses karena Takut Bertindak

Namun, perawatan klinik harus didukung pola hidup sehat. Gunakan tabir surya setiap hari, jaga berat badan ideal, batasi junk food, dan kelola stres dengan baik.