Pemerintah Kota Solo baru saja mengumumkan hasil seleksi Kelas Program Khusus (KPK) untuk jenjang SMP.

Program ini mendapat respons positif dari para orang tua siswa yang berharap cakupannya diperluas ke lebih banyak sekolah.

>>> Bank Mandiri Resmi Terapkan Biaya Tarik Tunai Tanpa Kartu Mulai 15 Juli 2026

Salah satu orang tua siswa, Raditya Pommingran Putra (50), menyampaikan aspirasinya saat ditemui di SMPN 25 Solo pada Rabu (3/6/2026).

Ia sangat bersyukur karena buah hatinya berhasil lolos seleksi dan diterima di KPK.

Raditya pertama kali mendapatkan informasi mengenai program unggulan ini melalui sekolah asal anaknya, yaitu SD Al Islam 4 Kadipiro Solo.

Menurutnya, program ini menjadi jawaban bagi kebutuhan pendidikan anak-anak yang memiliki potensi akademik di atas rata-rata.

Ia menjelaskan bahwa anaknya memiliki ketertarikan yang sangat kuat pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika.

Oleh karena itu, ia merasa perlu mencari lingkungan belajar yang mampu memberikan tantangan intelektual yang sesuai dengan kemampuan sang anak.

Raditya menilai inisiatif sekolah negeri seperti ini sebagai langkah yang sangat luar biasa dan patut diapresiasi.

Ia juga memberikan pujian kepada Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang menjadi sosok di balik gagasan KPK tersebut.

Baginya, keberadaan kelas khusus di sekolah negeri memungkinkan anak-anak berprestasi mendapatkan pendidikan kualitas premium tanpa harus terbebani biaya tinggi.

Ia berharap pemerintah tidak berhenti di sini dan terus menambah jumlah kelas serupa di lokasi lain.

Selain fokus pada bidang akademik, Raditya juga memberikan masukan terkait pengembangan karakter siswa. Ia menyarankan agar Pemkot Solo memperbanyak intensitas kompetisi olahraga bagi pelajar di tingkat kota.