Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan ini diambil di tengah polemik pengadaan puluhan ribu sepeda motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

>>> Daftar Harga Aki Motor Juni 2026 Alami Penyesuaian

Kontroversi Pengadaan Motor Listrik

BGN mengalokasikan dana sekitar Rp 1,22 triliun pada anggaran 2025 untuk membeli 24.400 unit sepeda motor listrik.

Anggaran tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Inaproc.

Motor listrik itu digunakan untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Harga per unit diperkirakan mencapai Rp 42 juta, di bawah harga pasar yang disebut Rp 52 juta.

Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai PMK 84 Tahun 2025. Tahap pertama 60 persen setelah 60 persen unit selesai, dan tahap kedua hingga 100 persen.

Realisasi di lapangan hanya mencapai 21.801 unit atau 85 persen dari total kontrak 25.644 unit.

Dadan membantah tuduhan harga terlalu mahal dan menyebut harga beli lebih rendah dari pasar.

>>> Penjualan Mobil Listrik Global Melonjak 20% di 2025, Pasar AS Justru Melemah

Motor listrik yang digunakan diduga merupakan tipe Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max. Kendaraan ini difungsikan untuk menjangkau daerah-daerah sulit yang tidak bisa diakses mobil.

Distribusi kendaraan tidak hanya untuk Kepala SPPG, tetapi juga petugas lapangan. Dadan menegaskan tidak ada rencana penambahan unit pada anggaran 2026 karena kebutuhan sudah terpenuhi.

Penolakan dari Kemenkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan sempat menolak rencana belanja motor listrik tersebut. Ia menilai anggaran MBG seharusnya dialokasikan untuk pemenuhan gizi, bukan kendaraan dinas.

Purbaya mengatakan aplikasi Dirjen Anggaran sedang diperbaiki agar tidak terjadi kebobolan seperti sebelumnya. Ia memastikan tidak akan ada celah anggaran untuk pengadaan motor listrik BGN pada 2026.

"Ketika tahu, saya potong anggarannya," ujar Purbaya. Sisa pengadaan yang terealisasi kemungkinan menggunakan sisa anggaran 2025.

Pencopotan oleh Presiden

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan pergantian pimpinan BGN pada Selasa, 2 Juni 2026. Keputusan ini diambil langsung oleh Presiden Prabowo.

>>> Polisi Tilang Sopir Truk Trailer yang Putar Balik di Tol Semarang-Solo

Prasetyo menyampaikan apresiasi atas dedikasi pimpinan lama yang berjasa merintis struktur BGN untuk program MBG. Proses pergantian dibarengi dengan penghargaan atas kontribusi tersebut.