Dadan Dicopot, Ekonom Ingatkan Tantangan Program MBG 2026 Masih Berat
Selain itu, pengadaan ribuan motor listrik dengan dana melampaui Rp1 triliun juga dipertanyakan urgensinya.
Belanja lain yang dinilai perlu dievaluasi meliputi atribut seperti kaus kaki, handuk, dan semir yang tidak relevan dengan kebutuhan gizi.
Insentif SPPG sebesar Rp6 juta per hari juga berpotensi membebani anggaran tanpa evaluasi ketat.
Data tersebut menunjukkan potensi pemborosan yang seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan gizi lebih mendesak. Noval menyarankan manajemen baru segera meninjau kembali daftar belanja secara objektif.
>>> Milenial Menyerah Beli Rumah di 2026, Fenomena 'Mending Sewa' Kini Banyak Dicari
Harapan Terhadap Kepemimpinan Nanik Suryati Deyang
Noval memperhitungkan anggaran MBG bisa dihemat hingga Rp100 triliun sampai Rp200 triliun jika dikelola dengan prinsip manajemen tepat.
Angka ini menunjukkan adanya ruang efisiensi yang luas di tubuh BGN.
Ia juga menyinggung pemangkasan anggaran MBG sebesar Rp70 triliun yang dilakukan pemerintah baru-baru ini.
Menurutnya, langkah tersebut lebih karena tekanan kondisi fiskal negara daripada upaya sadar meningkatkan efisiensi internal.
Oleh karena itu, Nanik Suryati Deyang sebagai pimpinan baru diminta melakukan reformasi tata kelola total di lingkungan BGN.
Fokus utama harus menghentikan aktivitas nonproduktif yang hanya menghabiskan uang rakyat.
Setiap rupiah dari anggaran negara harus memberi manfaat maksimal bagi ibu hamil, menyusui, balita, dan siswa sekolah.
Noval menegaskan kinerja manajemen BGN ke depan wajib diukur dengan indikator transparan dan akuntabel.
Latar Belakang Pergantian Pimpinan oleh Presiden
Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada 2 Juni 2026.
Posisi tersebut kini diserahkan kepada Nanik Suryati Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
Keputusan mendadak ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam. Pemerintah belum memberikan rincian alasan di balik pencopotan Dadan.
BGN memegang peran krusial sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Program ini menjadi salah satu janji politik utama pemerintahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
>>> Ji Chang Wook Tak Terbukti Gelap Pajak, Agensi Ungkap Fakta Mengejutkan
Momentum pergantian ini diharapkan menjadi titik balik perbaikan sistem distribusi dan pengawasan program di lapangan. Publik berharap tidak ada lagi anggaran terbuang untuk hal-hal seremonial belaka.
Update Terbaru
Masa Depan Marcus Rashford Kembali Jadi Perdebatan, Gaji Jadi Kendala
Rabu / 03-06-2026, 15:15 WIB
Resmi! Liverpool Gaet Andoni Iraola, Kontrak 2 Tahun yang Mengejutkan di 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:15 WIB
Uji Daya Gedor Ragnar dan Marselino Lawan Oman
Rabu / 03-06-2026, 15:15 WIB
Manchester United Incar Victor Osimhen untuk Perkuat Lini Serang
Rabu / 03-06-2026, 15:10 WIB
John Herdman Puji Etos Kerja Rayhan Hannan di TC Timnas Indonesia
Rabu / 03-06-2026, 15:10 WIB
Kemendikdasmen Siapkan 5 Langkah Atasi Anak Tidak Sekolah di 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:10 WIB
Timnas Indonesia Gelar TC 20 Hari di Bali Jelang Piala AFF 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:05 WIB
Darurat Sampah Jakarta: Cara Olah Limbah Jadi Cuan Tanpa Modal 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:05 WIB
Resmi, Ini Alasan Mengejutkan di Balik Penutupan 122 Prodi Selama 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:05 WIB
Dimas Adi Prasetyo Siap Bersaing Rebut Gelar Top Scorer Piala AFF U-19 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:00 WIB
Mengintip Gaji Fantastis Andrea Kimi Antonelli, Calon Juara Dunia F1 2026
Rabu / 03-06-2026, 15:00 WIB
Dedi Mulyadi Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib dari Hasil Jual Sapi
Rabu / 03-06-2026, 15:00 WIB
Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung Dicopot dari Jabatan Wakil Kepala BGN, Ini Profil Singkat Keduanya
Rabu / 03-06-2026, 14:59 WIB
Profil Ahmad Syah Farhan, Dirut Hanania Travel yang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Umrah
Rabu / 03-06-2026, 14:56 WIB






