Data tersebut memberikan gambaran bahwa pelaku usaha masih berhati-hati dalam melakukan ekspansi. Penurunan surplus perdagangan menjadi sinyal waspada bagi stabilitas fundamental ekonomi.

Nilai Tukar Rupiah dan Stabilitas Mata Uang

Tekanan tidak hanya melanda pasar modal, tetapi juga merembet ke pasar valuta asing. Rupiah terus mengalami depresiasi hingga menembus level psikologis yang mengkhawatirkan.

Pagi ini, nilai tukar rupiah melemah secara konsisten terhadap dolar AS. Satu dolar AS dibanderol pada angka Rp 17.900, sebuah rekor pelemahan yang signifikan.

Situasi ini semakin menekan IHSG karena biaya operasional emiten yang bergantung pada impor diprediksi akan membengkak.

Investor kini memantau ketat kebijakan yang akan diambil otoritas moneter untuk meredam volatilitas.

Berikut ringkasan performa pasar keuangan pagi ini: IHSG di posisi 6.008,69 (turun 3,03%), kurs rupiah Rp 17.900 per dolar AS, nilai transaksi Rp 8,80 triliun, dan volume saham 12,77 miliar unit.

>>> Bocoran Starting XI Inggris di Piala Dunia 2026: Nomor Punggung Ungkap Sinyal Taktik Tuchel

Saham-saham milik konglomerat besar masih menjadi motor penggerak volume transaksi paling aktif. Perkembangan situasi ekonomi global tetap menjadi kunci utama arah pergerakan aset keuangan Indonesia ke depan.