Pangeran George akan merayakan ulang tahunnya yang ke-13 pada Rabu, 22 Juli 2026.

Momen ini menjadi tonggak penting sebelum ia mulai bersekolah penuh waktu di Eton College sebagai siswa asrama pada September mendatang.

>>> Fidelity Bayar Rp40 Miliar untuk Selesaikan Gugatan Kebocoran Data

Kensington Palace sebelumnya telah mengonfirmasi pendaftarannya di institusi bergengsi berbiaya £63.000 per tahun tersebut pada bulan lalu.

Perbedaan dengan Masa Lalu

Penulis kerajaan Robert Jobson mencatat bahwa Pangeran George memasuki babak baru ini dari fondasi yang stabil yang diciptakan oleh orang tuanya, Pangeran dan Putri Wales.

"Perbedaannya sangat besar," kata Robert Jobson. "William masuk Eton dengan membawa perang perkawinan orang tuanya.

George masuk dari rumah yang tenang. Dua orang tua, bersama, yang membangun pijakan baginya dan menjaganya dengan ketat.

Kepercayaan diri tidak diajarkan. Itu diserap."

Jobson membandingkannya dengan pengalaman Pangeran William, yang orang tuanya telah berpisah saat ia masuk sekolah tersebut.

"Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun keluar bersama ibu dan ayahnya untuk berfoto dengan housemasternya, Dr Andrew Gailey," kata Robert Jobson.

"Dia telah menandatangani Buku Masuk. Charles dan Diana berdiri di kedua sisinya.

Mereka sudah berpisah saat itu. Perceraian tinggal setahun lagi."

Sekolah itu akhirnya menjadi tempat perlindungan bagi William setelah kematian ibunya, Putri Diana, dua tahun kemudian.

"Tidak ada yang berdiri pagi itu yang tahu apa yang akan menjadi Gailey, seorang pria Ulster yang pendiam, seorang sejarawan, bagi anak laki-laki itu," kata Robert Jobson.

"Batu karang.

Dua tahun setelah pemotretan itu, Diana meninggal, dan Gailey-lah yang membimbing William, secara pendidikan dan emosional, dan menenangkannya.