Fidelity Investments telah menyetujui dana penyelesaian sebesar Rp40 miliar (US$2,5 juta) untuk menyelesaikan gugatan class action terkait kebocoran data yang terjadi pada Agustus 2024.

Pengadilan memberikan persetujuan akhir atas dana tersebut pada 9 Juli 2026. Para korban yang terdampak memiliki waktu hingga 27 Juli 2026 untuk mengajukan klaim.

>>> Facebook dan Instagram Alami Gangguan Global, Ribuan Pengguna Terdampak

Menurut dokumen pengadilan, insiden kebocoran data terjadi antara 17 hingga 19 Agustus 2024. Pelaku tidak sah berhasil mengakses file data pelanggan yang berisi informasi pribadi 77.099 individu.

Data yang terekspos meliputi nama, nomor Jaminan Sosial, informasi rekening keuangan, dan nomor SIM. Fidelity baru memberi tahu pelanggan pada awal Oktober 2024.

Gugatan menyebutkan bahwa sekitar 86.000 pemegang rekening tambahan juga terekspos tetapi tidak diberi tahu karena pengecualian hukum negara bagian.

Namun, mereka tetap memenuhi syarat untuk mendapatkan kompensasi.

Fidelity membantah semua tuduhan kesalahan tetapi setuju untuk menyelesaikan perkara ini. Perusahaan mendeteksi "aktivitas mencurigakan di jaringan komputernya" dan investigasi forensik mengonfirmasi serangan siber yang ditargetkan.

Kompensasi dan Syarat Klaim

Berdasarkan ketentuan penyelesaian, setiap penggugat yang memenuhi syarat dapat menerima pembayaran tunai dasar sebesar Rp1,6 juta (US$100).

>>> Cuaca Buruk Paksa Spanyol Batalkan Latihan Final Piala Dunia

Penduduk California mendapat tambahan Rp800 ribu (US$50).

Pelanggan juga dapat mengklaim hingga Rp80 juta (US$5.000) untuk kerugian yang terdokumentasi, termasuk biaya pemantauan kredit atau kerugian akibat penipuan moneter.

Klaim harus disertai bukti pembayaran atau laporan.

Semua peserta juga berhak mendapatkan perlindungan identitas dan layanan pemantauan kredit gratis selama dua tahun. Pengajuan klaim online dapat dilakukan melalui portal resmi di FidelityDataSettlement.

com.

>>> Autura Perbarui Pasar Digital untuk 77.000 Kendaraan Tak Diklaim per Tahun

Formulir kertas juga dapat dikirimkan melalui pos ke Settlement Administrator di Santa Ana, California, dengan cap pos paling lambat 27 Juli 2026.