Harta Karun Emas 1.200 Tahun Ditemukan di Jalur Haji Arab Saudi
Tim arkeolog menemukan harta karun berisi emas, perak, dan perhiasan bertatahkan batu mulia di Arab Saudi. Temuan tersebut diperkirakan telah terkubur selama lebih dari 1.200 tahun.
Situs penemuan berada di Dhariyah, wilayah Al-Qassim. Kawasan itu pada masa lalu merupakan salah satu titik persinggahan penting para jemaah haji.
>>> Manchester United Sepakat Tebus Ederson dari Atalanta Rp912 Miliar
Para peneliti menjuluki penemuan itu sebagai "Harta Karun Dhariyah".
Komisi Warisan Budaya Arab Saudi mencatat, Dhariyah dahulu menjadi stasiun utama di jalur haji yang menghubungkan Basra di Irak dengan Kota Suci Makkah.
Penemuan Guci Berisi Perhiasan
Berdasarkan analisis radiokarbon, permukiman utama di Dhariyah berasal dari periode tahun 743 hingga 753 Masehi.
Dalam musim penggalian terbaru, arkeolog menemukan kolam penampungan air dari gipsum, dinding bangunan tempat tinggal, serta pecahan tembikar dan kaca.
Penemuan paling mengejutkan adalah sebuah guci keramik yang dikubur di dalam bangunan. Guci itu berisi lebih dari 100 benda perhiasan.
"Salah satu penemuan terpenting adalah terungkapnya Harta Karun Dhariyah yang terdiri dari koleksi emas, batu permata, dan fragmen tembaga yang telah teroksidasi," kata seorang ahli laboratorium dari Komisi Warisan Budaya Arab Saudi, dikutip dari Live Science, Selasa (2/6/2026).
Para peneliti memperkirakan harta karun tersebut dikubur pada awal masa Kekhalifahan Abbasiyah yang mulai berkuasa pada tahun 750 Masehi.
>>> Aprilia Enggan Coret Marc Marquez di MotoGP 2026, Nama Bagnaia Ikut Terseret
Kekhalifahan Abbasiyah dikenal sebagai periode gemilang dalam sejarah Islam, dengan pusat pemerintahan di Baghdad, Irak.
Meski demikian, para ahli belum mengetahui alasan pasti mengapa perhiasan tersebut dikubur di Dhariyah.
Salah satu teori menyebut harta itu mungkin milik seorang jemaah haji yang sengaja menyembunyikannya saat perjalanan menuju Makkah.
Teori itu dinilai masuk akal karena Dhariyah merupakan titik persinggahan penting bagi peziarah dari Basra menuju Makkah pada masa Abbasiyah.
Perhiasan yang ditemukan memiliki motif bunga dan pola geometris yang rumit.
Para ahli meyakini benda-benda tersebut dibuat oleh pengrajin logam terampil melalui teknik pembentukan lembaran emas, ukiran timbul, serta pemasangan batu mulia semiprecious.
>>> Strategi IIS Agar Industri Asuransi Syariah 2026 Tetap Aman dan Adaptif
Komisi Warisan Budaya Arab Saudi menyatakan penggalian di situs Dhariyah akan terus dilanjutkan.
Update Terbaru
Microsoft Perkenalkan Project Solara, OS Khusus Era AI Berbasis AOSP
Rabu / 03-06-2026, 09:05 WIB
Kesalahan Input Nama Pemain Timnas U-19 di Piala AFF 2026, Dimas Adi vs Dimas Wicaksono
Rabu / 03-06-2026, 09:05 WIB
Respon Ancelotti soal Neymar: Pemulihan Positif, Tak Perlu Buru-buru
Rabu / 03-06-2026, 09:05 WIB
Microsoft Luncurkan Chip Kuantum Majorana 2, 1.000 Kali Lebih Andal
Rabu / 03-06-2026, 09:00 WIB
Veda Ega Pratama Siap Debut Moto3 2026, Punya Memori Manis di Mugello
Rabu / 03-06-2026, 09:00 WIB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia vs Singapura 2026, Tayang Resmi di Indosiar
Rabu / 03-06-2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Siapkan 13 Model Baru dan Pangkas Waktu Pengembangan Pakai AI
Rabu / 03-06-2026, 08:57 WIB
Proton Ekspansi Pabrik EV di Tanjung Malim, Kapasitas Naik Jadi 42.000 Unit per Tahun
Rabu / 03-06-2026, 08:57 WIB
Real Madrid Tekuk Espanyol 2-0, Tunda Pesta Juara Barcelona
Rabu / 03-06-2026, 08:57 WIB
Thiago Carpini Jaga Rekor Tak Terkalahkan Lawan Vitoria
Rabu / 03-06-2026, 08:56 WIB
Chery Q 2026 Resmi Meluncur, Bisa Dipesan dengan Bonus Rp40 Juta
Rabu / 03-06-2026, 08:56 WIB
Syarat SKB Sekolah Paket A, B, dan C di SPMB DKI Jakarta 2026 Terbaru Berubah? Cek di Sini
Rabu / 03-06-2026, 08:56 WIB
Lion Group Resmi Operasikan Kembali Penerbangan dari Husein dan Adisutjipto
Rabu / 03-06-2026, 08:56 WIB
Prasetyo Pastikan Makan Bergizi Gratis 2026 Tetap Jalan: Resmi dan Aman
Rabu / 03-06-2026, 08:56 WIB






