Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) ditutup menguat 10,14% ke level Rp760 pada perdagangan Jumat (17/7).

Penguatan ini terjadi di tengah perhatian pasar terhadap kepemilikan investor publik Andry Hakim yang masih bertahan di atas 5%.

>>> Gus Nur Klaim Pernah Ditawari Rp3 Miliar untuk Akui Ijazah Jokowi Asli

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham, Andry Hakim terakhir melakukan pembelian saham CBRE pada 10 Juli 2026.

Transaksi tersebut membuat total kepemilikannya tetap di 230.000.074 saham atau setara 5,07% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Posisi tersebut menunjukkan Andry masih mempertahankan eksposurnya di CBRE di tengah sejumlah aksi korporasi yang tengah dipersiapkan perseroan.

Rights Issue dan Prospek Bisnis

Pelaku pasar kini menantikan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham.

Perseroan masih menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

>>> Tips Memilih Pinjaman Usaha agar Tidak Membebani Keuangan

Dana hasil rights issue direncanakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis, termasuk pengembangan armada dan proyek di sektor energi offshore.

Investor juga mencermati prospek pertumbuhan CBRE melalui keterlibatannya dalam Proyek Hidayah, salah satu proyek minyak dan gas bumi strategis nasional di lepas pantai Jawa Timur.

Melalui armada offshore yang dimiliki, CBRE dinilai berpeluang memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas eksplorasi dan pengembangan lapangan migas.

Proyek tersebut diperkirakan menjadi salah satu sumber pertumbuhan pendapatan perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.

>>> Dokter Tifa Sebut 'Kita Diprank Polda' soal Bukti Kunci Ijazah Jokowi

Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati perkembangan rights issue serta realisasi proyek-proyek strategis perseroan sebagai katalis pergerakan saham berikutnya.