Universitas Gadjah Mada (UGM) merilis hasil Tracer Study 2025 yang menunjukkan performa positif para alumninya di dunia kerja.

Data terbaru mengungkapkan bahwa mayoritas lulusan jenjang S1 dan Sarjana Terapan (D4) berhasil terserap pasar kerja dengan cepat.

>>> Acha Septriasa Dirikan Avarta Media, Fokus pada Cerita Autentik

Tercatat sebanyak 91,61 persen lulusan UGM mendapatkan pekerjaan dalam kurun waktu kurang dari enam bulan setelah menyelesaikan studi.

Prestasi ini menjadi kabar baik bagi calon mahasiswa yang tengah mengikuti proses seleksi masuk UGM tahun akademik 2026/2027.

Masa Tunggu Kerja Lulusan UGM

Kecepatan lulusan dalam memperoleh pekerjaan merupakan salah satu indikator kualitas pendidikan di sebuah universitas. Di UGM, rata-rata lulusan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk memulai karier profesional.

Bahkan, data menunjukkan angka signifikan untuk lulusan yang langsung bekerja tanpa masa tunggu sama sekali. Hal ini mencakup mereka yang sudah direkrut perusahaan sebelum prosesi wisuda.

Rincian masa tunggu kerja alumni jenjang S1 dan D4 berdasarkan hasil survei terbaru:

  • 0 Bulan (Sudah Bekerja Sebelum/Saat Lulus): 35,80%
  • 1 hingga 3 Bulan: 32,81%
  • 4 hingga 6 Bulan: 23,00%
  • 7 hingga 12 Bulan: 14,93%

Data di atas memperlihatkan bahwa lebih dari sepertiga lulusan UGM tidak memerlukan waktu tunggu untuk masuk ke dunia profesional.

Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan industri terhadap kompetensi lulusan kampus tersebut.

Status dan Aktivitas Alumni Saat Ini

Tracer Study 2025 juga memotret profil aktivitas para alumni setelah menyandang gelar sarjana.

Sebagian besar lulusan memilih langsung meniti karier sebagai karyawan, namun ada juga yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

>>> Alasan Opah dan Tok Dalang Tidak Menikah, Fakta Terbaru yang Mengejutkan