>>> Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Cair, Simak Cara Cek Penerima dan Nominal Terbarunya

Meskipun harga di pasar konsumen masih tergolong tinggi, namun nilai yang diterima peternak di kandang justru berbanding terbalik.

Berikut adalah rincian perbandingan harga pakan dan fluktuasi harga telur di tingkat nasional:

  • Pakan Ayam (per karung): Harga lama Rp370.000 - Rp400.000, Harga terbaru (Juni 2026) Rp400.000 - Rp430.000.
  • Harga Telur di Kandang: HPP Rp23.000, Harga terbaru Rp20.600 per kg.
  • Rata-rata Nasional (Eceran): Rp30.500 (29 Mei), Rp30.450 (2 Juni).

Selisih antara harga di tingkat peternak dan harga eceran nasional cukup lebar.

Hal ini menandakan adanya rantai distribusi yang belum berpihak pada kesejahteraan peternak rakyat di daerah sentra produksi.

Harapan Terhadap Perlindungan Pemerintah

Bupati Blitar, Rijanto, menyatakan rasa simpatinya terhadap kondisi yang menimpa para peternak di wilayahnya.

Ia menyadari bahwa peternak saat ini terjepit di antara biaya produksi yang melambung dan harga jual yang anjlok.

Rijanto menegaskan bahwa ancaman gulung tikar adalah hal nyata jika situasi ini tidak segera ditangani.

Mengingat Blitar adalah sentra telur nasional, stabilitas harga menjadi sangat krusial bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Pemerintah daerah berjanji akan segera membawa aspirasi para peternak ini ke tingkat pemerintah pusat.

Langkah ini diambil agar ada kebijakan nyata untuk menstabilkan harga pakan dan memberikan perlindungan bagi peternak mandiri.

>>> Onimusha: Way of the Sword Rilis 2026, Hadirkan Musashi Miyamoto

Sebagai informasi, Kabupaten Blitar merupakan pemasok telur yang sangat signifikan di Indonesia. Wilayah ini mampu memproduksi sekitar 450 ton telur setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.