Dinding rumah yang lembap dan dipenuhi jamur sering dianggap sepele. Banyak penghuni mengabaikannya selama tidak berbau atau meluas.

Padahal, jamur di tembok memiliki risiko kesehatan serius. Spora jamur yang sangat kecil dapat beterbangan dan terhirup, terutama di ruangan dengan ventilasi buruk.

>>> Dewi Perssik Cerita Perjuangan LDR dengan Putra di Militer, Netizen Terharu

Dampak Jamur terhadap Saluran Pernapasan

Paparan jamur terus-menerus dapat memicu gangguan pernapasan atau memperburuk kondisi yang sudah ada. Gejala umum meliputi batuk, mengi, hidung tersumbat, hingga kambuhnya asma.

WHO dalam panduan kualitas udara ruangan menyebut lingkungan lembap terkait erat dengan peningkatan infeksi pernapasan. Kondisi rumah tidak sehat ini menjadi ancaman nyata bagi kesehatan paru-paru.

Penelitian terbaru menemukan kaitan kuat antara jamur di tempat tinggal dengan infeksi saluran pernapasan pada anak-anak. Jamur bukan sekadar penyebab alergi, tetapi juga pemicu peradangan atau infeksi.

Mekanisme Spora Jamur Masuk ke Tubuh

Jamur berkembang biak dengan menghasilkan spora mikroskopis yang mudah masuk ke tubuh melalui pernapasan. Menurut CDC, sebagian besar orang menghirup spora setiap hari tanpa keluhan.

Namun, dampak kesehatan bergantung pada kondisi fisik dan sistem imun. Pada orang sehat, reaksi biasanya iritasi ringan atau alergi, tetapi bagi kelompok tertentu risikonya lebih berbahaya.

>>> Dugaan Penipuan Hanania Travel, Keanu Agl dan Dara Arafah Terancam Dipanggil Polisi

Infeksi paru-paru akibat jamur, seperti aspergillosis yang disebabkan Aspergillus, merupakan komplikasi serius. Penyakit ini menyerang setelah menghirup spora dan merusak jaringan paru.

Kelompok berisiko tinggi meliputi individu dengan sistem imun lemah (pasien kemoterapi, penerima transplantasi), penderita asma dan penyakit paru kronis, bayi, balita, lansia, serta penghuni bangunan dengan kelembapan tinggi.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Kenali tanda-tanda gangguan kesehatan akibat paparan jamur. Jika gejala menetap, segera periksakan diri.

  • Batuk terus-menerus dan sulit sembuh
  • Suara napas mengi atau sesak di dada
  • Iritasi hidung, penyumbatan, atau bersin terus-menerus
  • Peningkatan frekuensi serangan asma
  • Demam dan batuk berat pada individu dengan daya tahan rendah

Meskipun dampak berbeda-beda, menjaga dinding tetap kering adalah kunci rumah sehat. Pastikan ventilasi berfungsi baik agar spora tidak terperangkap.

>>> Kementan Ungkap 75% Kebutuhan Susu RI Masih Impor di 2026

Bagi kelompok rentan, keberadaan jamur di rumah dapat memperburuk kondisi medis. Membersihkan bercak hitam atau jamur segera sangat penting.