Penyidik Polda Metro Jaya tengah mendalami kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Travel. Polisi membuka peluang memanggil sejumlah selebgram untuk dimintai keterangan.

Langkah ini diambil setelah ditemukan bukti aliran dana jemaah ke rekening para pembuat konten digital. Uang itu diduga digunakan untuk membiayai jasa promosi paket umrah sepanjang tahun 2024.

>>> Kementan Ungkap 75% Kebutuhan Susu RI Masih Impor di 2026

Kombes Pol Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengonfirmasi hal ini pada Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa sebagian dana dari masyarakat digunakan untuk membayar jasa influencer.

Berdasarkan penyelidikan awal, agen perjalanan sengaja menggelontorkan dana untuk strategi pemasaran. Tujuannya menarik minat calon jemaah baru melalui popularitas selebritas internet.

Selebgram yang Terseret Kasus Hanania Travel

Beberapa publik figur ikut tersorot dalam promosi agen perjalanan tersebut. Keanu Agl, selebgram dengan gaya bicara ceplas-ceplos, sempat mengunggah konten promosi.

Awkarin juga terseret setelah terlibat dalam pembuatan video promosi layanan umrah Hanania Travel.

Dara Arafah, konten kreator, menjadi salah satu sosok yang mempromosikan paket perjalanan dari agen yang sama.

>>> Strategi Optimalkan TP Doc 2026: Mitigasi Risiko Pajak Perusahaan

Ketiga pesohor media sosial itu aktif mempromosikan Hanania Travel lewat unggahan video pada 2024. Keterlibatan mereka kini didalami penyidik untuk memastikan peran dalam aktivitas pemasaran.

Pihak kepolisian menegaskan pengambilan keterangan dari para selebgram sangat diperlukan.

Hal ini berkaitan dengan peran mereka sebagai pihak yang memasarkan paket umrah PT Hasanah Tama Internasional (Hanania Group).

Detail Kerugian dan Tersangka Utama

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan kerugian besar. Tersangka utama adalah Ahmad Syah Farhan, Direktur Utama Hanania Group.

Total kerugian ditaksir mencapai Rp100 miliar. Ribuan calon jemaah gagal berangkat ke Tanah Suci.

>>> Cek Bansos Mei 2026: 5 Program Cair Resmi, Nominal dan Cara Cek

Modus promosi menggunakan jasa selebgram dan konten digital. Polisi masih terus menelusuri aset dan aliran dana untuk menuntaskan kasus yang merugikan ribuan jemaah.