Penyegaran struktur juga terjadi pada posisi wakil pimpinan lembaga. Langkah ini diambil untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor di internal badan tersebut.

Pimpinan Baru BGN

  • Nanik S Deyang: Kepala Badan Gizi Nasional
  • Agustina Arumsari: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
  • Mayjen TNI Trenggono: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

Kehadiran figur-figur baru dalam jajaran manajemen BGN diharapkan mampu memberikan energi baru. Sinergi antara pimpinan baru dan staf ahli diharapkan dapat mempercepat pencapaian target kerja lembaga.

Monitoring dan Evaluasi Berkelanjutan

Prasetyo Hadi menegaskan bahwa evaluasi di tubuh pemerintahan adalah hal yang lazim dan perlu dilakukan secara rutin.

Hal ini bertujuan agar setiap lembaga tetap berada pada jalur yang benar sesuai visi presiden.

>>> Call of Duty Warzone Resmi Rilis Map Avalon, Sistem Rotasi Terbaru 2026 Dimulai

Ia kembali menegaskan bahwa audit ini adalah bagian dari mekanisme monitoring yang tidak akan berhenti pada satu titik saja.

Setiap instansi pemerintah akan selalu dipantau untuk memastikan hasil kerja yang maksimal.

Konteks audit ini juga berkaitan erat dengan keinginan pemerintah agar BGN menjalankan tanggung jawabnya dengan standar tertinggi. Prasetyo menyebut bahwa ekspektasi pemerintah terhadap BGN sangatlah besar.

Proses audit internal menjadi instrumen penting untuk mendeteksi potensi hambatan sejak dini. Dengan demikian, perbaikan dapat segera dilakukan tanpa mengganggu jalannya program kerja utama.

"Semua sedang dalam proses audit internal.

Itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan," tegas Prasetyo Hadi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam mengelola lembaga yang bersentuhan langsung dengan isu pangan dan gizi.

Audit ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata penegakan kedisiplinan kerja.

Masyarakat kini menantikan langkah-langkah selanjutnya dari pimpinan baru di bawah nahkoda Nanik S Deyang. Tantangan besar dalam memperbaiki status gizi nasional membutuhkan manajemen yang solid dan transparan.

Diharapkan, setelah proses audit internal selesai, BGN bisa langsung tancap gas dalam mengeksekusi program-program strategis.

>>> Alasan Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dipantau Sejak 2026

Kepastian hukum dan tata kelola yang baik menjadi kunci utama keberhasilan lembaga ini ke depan.