Pemerintah Indonesia secara resmi melaksanakan audit internal di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini diambil tidak lama setelah perombakan struktur kepemimpinan di lembaga tersebut.

Audit internal merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjaga kualitas kinerja institusi negara. Dengan audit, setiap fungsi dan tugas lembaga dapat dievaluasi secara menyeluruh.

>>> Suku Bunga Naik, Ini Strategi Resmi Pegadaian Jaga Bisnis Tetap Tumbuh di 2026

Penjelasan Mensesneg

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan langsung terkait perkembangan di internal BGN. Ia menegaskan bahwa audit tersebut adalah prosedur formal yang tengah berlangsung demi kepentingan organisasi.

Prasetyo menyampaikan informasi itu saat memberikan keterangan kepada awak media pada Selasa malam, 2 Juni 2026. Menurutnya, pemantauan ketat perlu dilakukan agar efektivitas kerja tetap terjaga.

Fokus Audit Internal

  • Memastikan seluruh proses transisi kepemimpinan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
  • Melakukan pemantauan dan evaluasi (monitoring) secara berkelanjutan terhadap kinerja lembaga.
  • Menjamin fungsi pelayanan dan program kerja BGN tetap optimal bagi masyarakat.
  • Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan birokrasi pemerintahan.

Pemerintah berharap melalui proses audit ini, BGN memiliki landasan yang kuat untuk beroperasi. Semua langkah ini dilakukan untuk mendukung visi besar pemerintah dalam urusan gizi nasional.

Perombakan Jabatan di BGN

Sebelum audit diumumkan, Presiden Prabowo Subianto telah mengambil keputusan penting terkait struktur pimpinan BGN. Presiden memutuskan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.

Keputusan pencopotan ini menjadi sorotan karena dilakukan di tengah penguatan program-program strategis nasional. Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pergantian pimpinan tersebut secara resmi.

Sebagai pengganti Dadan, pemerintah menunjuk Nanik S Deyang untuk memimpin BGN. Nanik kini memikul tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan kebijakan gizi di era pemerintahan saat ini.