Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada sesi pertama perdagangan Selasa (2/6/2026).

Indeks naik 91,48 poin atau 1,49% ke level 6.218,86.

>>> Pemkot Bandung Ajukan Status Darurat Sampah Akibat Lonjakan Liburan

Aktivitas pasar terbilang ramai dengan 347 saham menguat dan 338 saham melemah. Nilai transaksi mencapai Rp14,81 triliun dengan volume 16,03 miliar saham.

Saham Konglomerat Mendominasi

Saham-saham grup besar menjadi motor penggerak utama IHSG. Emiten milik Prajogo Pangestu, seperti Chandra Asri Pacific (TPIA) dan Barito Pacific (BRPT), mencatat transaksi terbesar.

Beberapa saham konglomerat bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Berikut daftar saham dengan kenaikan signifikan:

  • Petrindo Jaya Kreasi (CUAN): menyentuh ARA.
  • Barito Renewables Energy (BREN): melonjak hingga ARA.
  • Amman Mineral Internasional (AMMN): naik 14,85%.
  • Chandra Asri Pacific (TPIA): menguat 12,04%.
  • Dian Swastatika Sentosa (DSSA): bangkit ke ARA.

Saham Grup Bakrie dan afiliasi Happy Hapsoro juga ikut hijau. Sektor utilitas dan bahan baku memimpin penguatan.

Fokus pada Data Makro dan Kebijakan Baru

Pelaku pasar kini mencermati rilis data ekonomi domestik dan global. Pemerintah mulai menerapkan kebijakan strategis terkait ekspor dan stabilitas devisa.

Salah satu langkah besar adalah pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) per 1 Juni 2026.

Lembaga ini menjadi pengelola ekspor satu pintu untuk batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy.

>>> Pemutihan Pajak dan Diskon PBB-P2 Resmi Berlaku, Cek Aturan Terbaru 2026

Nilai ekspor ketiga komoditas itu pada 2025 mencapai US$66,13 miliar, berkontribusi 23,4% terhadap ekspor nasional.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan pengawasan transaksi ekspor. Evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan sebelum diterapkan penuh pada awal 2027.

Bersamaan dengan itu, aturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) resmi berlaku melalui PP Nomor 21 Tahun 2026.

Eksportir non-migas wajib menyimpan seluruh devisa di rekening domestik minimal satu tahun. Sektor migas wajib menempatkan 30% dana dengan jangka waktu minimal tiga bulan.

Konversi devisa ke rupiah dibatasi maksimal 50% dari total dana. Sebagai insentif, eksportir patuh mendapat pemotongan tarif Pajak Penghasilan (PPh).

Pasar Asia-Pasifik Melemah

Berbeda dengan IHSG, bursa Asia-Pasifik cenderung melemah. Ketidakpastian negosiasi damai AS-Iran membuat investor berhati-hati.

>>> BRIN Minta Maaf Usai Unggahan Garuda AI Hari Lahir Pancasila 2026 Viral

Nikkei Jepang dan Kosdaq Korea Selatan terkoreksi dalam. Tekanan jual juga membayangi Australia dan Hong Kong, meski Wall Street sempat mencetak rekor.