Pemkot Bandung Ajukan Status Darurat Sampah Akibat Lonjakan Liburan
Pemerintah Kota Bandung mengajukan penetapan status darurat sampah kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Langkah ini diambil setelah lonjakan volume sampah yang signifikan selama musim liburan, Senin (1/6/2026).
>>> Pemutihan Pajak dan Diskon PBB-P2 Resmi Berlaku, Cek Aturan Terbaru 2026
Kota Bandung tidak memiliki tempat pembuangan akhir (TPA). Seluruh sampah bergantung pada TPA Sarimukti yang dikelola Pemprov Jabar.
Timbunan sampah saat ini tersebar di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS). Volume berkisar antara 1.609 hingga 2.800 ton.
Lima titik penumpukan terbesar berada di TPS Ciwastra, Batununggal, Kopo Elok, Dago Elos, dan Babakan Siliwangi.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan aktivitas masyarakat meningkat pesat selama libur panjang. Beban terhadap daya dukung lingkungan menjadi sangat berat.
"Selama musim liburan ini, memang beban terhadap daya dukung lingkungan luar biasa beratnya," kata Farhan, Senin (1/6/2026).
Ia berterima kasih kepada Gubernur yang telah membantu membuka kuota pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. Keterbatasan fasilitas memaksa kota mengoptimalkan pengolahan sampah mandiri.
>>> BRIN Minta Maaf Usai Unggahan Garuda AI Hari Lahir Pancasila 2026 Viral
"Kota Bandung tidak punya TPA, jadi yang bisa kita lakukan adalah melakukan pengolahan semaksimal mungkin.
Apabila ada sisa-sisa tumpukan, ya pada dasarnya harus kita dibantu oleh Gubernur," ujar Farhan.
Pengajuan status darurat dilakukan agar proses penanganan ke depan lebih dinamis. Dinas terkait di tingkat kota masih menunggu respons resmi dari provinsi.
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan usulan tersebut sedang dikaji mendalam. Dampak kebijakan terhadap sistem pengelolaan sampah regional juga dianalisis.
"Lagi dikaji dengan cermat, dan kami mau terlebih dahulu melaporkan ke pak Gubernur KDM," kata Herman, Selasa (2/6).
>>> Resmi! Anak Panda Rio Kini Bisa Disapa Pengunjung Taman Safari Indonesia
Langkah taktis selanjutnya, termasuk potensi penambahan kuota pembuangan, akan dirapatkan bersama Gubernur dan OPD terkait. "Kami akan berkoordinasi dahulu, yang pasti penanganan dilakukan secara sinergi," pungkasnya.
Update Terbaru
4 Tewas, 8 Luka dalam Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sumut
Sabtu / 18-07-2026, 00:42 WIB
Indonesia Targetkan Program Replanting Tebu Rampung dalam Dua Tahun
Sabtu / 18-07-2026, 00:42 WIB
Pembawa Acara 'Today' Craig Melvin Tenang Usai Insiden Studio
Sabtu / 18-07-2026, 00:42 WIB
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas di Malang
Sabtu / 18-07-2026, 00:42 WIB
Indonesia Ajak Lebih Banyak Negara Gabung WAICO, Pendaftaran Dibuka hingga Akhir Juli
Sabtu / 18-07-2026, 00:42 WIB
North West Akrab dengan Bianca Censori saat Belanja Bareng Kanye West
Sabtu / 18-07-2026, 00:38 WIB
Airlangga Temui Huawei dan ByteDance, Dorong Investasi AI dan Digital
Sabtu / 18-07-2026, 00:38 WIB
Istri Gerebek Suami Bareng Pelakor di KRL, Berakhir Damai
Sabtu / 18-07-2026, 00:38 WIB
Penyusup 'Today' Show Ternyata Teori Konspirasi Sandy Hook dan Perusak Memorial
Sabtu / 18-07-2026, 00:36 WIB
Bintang 'FBoy Island' Casey Johnson Menikahi Influencer Shay Sullivan di Italia
Sabtu / 18-07-2026, 00:36 WIB
Conor McGregor Bantah Cedera Sebelum Bertarung, Incar Trilogi Lawan Holloway
Sabtu / 18-07-2026, 00:36 WIB
Shin Tae-yong Bawa Eks Timnas Korea Selatan Kwon Chang-hoon ke Persija Jakarta
Sabtu / 18-07-2026, 00:35 WIB
Adhyaksa FC Mulai Latihan, Siap Ganti Nama dengan Identitas Kalimantan Tengah
Sabtu / 18-07-2026, 00:35 WIB
Peringkat Anime Musim Panas 2026 Pekan Kedua: Jaadugar Puncaki Klasemen
Sabtu / 18-07-2026, 00:35 WIB







